Proyek yang Tidak Rahasia dari Green Day Rilis EP

Ternyata masih begitu banyak misteri di dunia musik, dan sebagian misteri sudah terbongkar. Semisal identitas asli para personil Slipknot yang kini sudah ketahuan. Namun ada satu  lagi band bertopeng yang bandel yang terus-terusan menyangkal tentang identitasnya, meskipun sebetulnya identitas mereka sendiri sudah jadi rahasia umum. Ya, mereka adalah The Network, unit misterius yang digadang-gadang sebagai proyek sampingan dari Green Day.

Baru-baru ini The Network telah membajak akun Green Day dan telah mengumumkan tentang EP terbarunya yang bertajuk ‘Trans Am’ sudah dirilis dan pengumuman ihwal album penuhnya yang akan dirilis bulan depan. EP ‘Trans Am’ setidaknya berisi empat nomor lagu mencakup “Trans Am”, “Ivankkka Is a Nazi”, “Flat Earth”, dan “Fentanyl”dan kini sudah bisa dinikmati dipelbagai kanal pemutar musik digital. Di waktu yang sama dikabarkan juga ‘Trans Am’ adalah materi untuk rangkaian perilisan album penuh teranyarnya yang akan dirilis pada 4 Desember 2020 mendatang, yakni album ‘Money Money 2020 Part II’.

Sedikit kembali ke masa lalu. The Network dibentuk pada tahun 2003. Konon The Network dibentuk untuk “memenuhi ramalan kuno” terdengar iseng memang, tapi begitulah pernyataannya. Band yang berisi Fink (vokal, gitar), Snoo (vokal, drum), Z (keyboard), Captain Underpants (keytar, vokal), Van Gough (vokal, bass), dan Balducci (gitar) ini juga mengklaim sebagai pendiri “Gereja Lushotology”.

Dalam sabotasenya pada 20 November lalu yang dilakukan pada akun twitter Green Day, The Network mengemukakan  ramalannya yang sudah dibuat sejak 2003 silam melalui album ‘Money Money 2020’ sekaligus mengumumkan tentang rencananya merilis album penuh juga bersikeras menegaskan bahwa mereka bukanlah Green Day seperti yang dibicarakan oleh para penggemarnya:

“Perhatian Green Day dan penggemar. Halaman ini milik kami sekarang.

Kembali pada tahun 2003 kami, The Network, memperingatkan umat manusia tentang nasib yang akan mereka temui di tahun 2020. Tidak mengherankan 2020 ada di depan kita dan terlihat persis seperti ramalan kita. Seperti pada peringatan terakhir pada 4 Desember 2020 kami akan merilis ‘Money Money 2020 Pt II: We Told Ya So!’

Kami berada di Threat Level Midnight. Dan jika Anda masih bertanya, kami bukanlah Green Day, kami adalah The Network. Untuk saat ini, masuk dan setel transistor Anda ke Trans Am EP, di mana saja sekarang.”

Tak hanya akun Green Day saja yang diambil alih, namun akun Billy Armstrong pun turut dibajak Mango Fink yang tak lain adalah personil The Network. Bajak membajak akun tersebut cukup menarik perhatian para penggemar Green Day, bahkan dikabarkan ada beberapa penggemar Green Day yang melaporkan tentang peretasan akun Instagram tersebut.

Ihwal duga menduga bahwa The Network merupakan proyek Green Day, hal ini sebetulnya sudah muncul ke permukaan sejak 2003 lalu, dimana The Network merilis debut albumnya ‘Money Money 2020’. Seorang wartawan musik dari majalah Rolling Stone mencatat bahwa vokal suara vokal The Network tidak salah lagi adalah suara Billy Armstrong.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip The Network

Fragmen Keinginan sheisjo di Nomor "OOE"

Solis asal Jakarta Chika Putri Bagaskara dengan moniker sheisjo telah melepas materi lagu berikutnya yang bertajuk “OOE” (15/08). Sedikit berbeda dari tiga single sebelumnya yang memiliki sound acoustic, “OOE” diracik...

Keep Reading

Inspirasi Film di Materi Teranyar Eastcape

Tahun 2021 lalu menjadi tahun yang bisa dibilang ‘manis’ bagi Eastcape karena di tahun tersebut mereka resmi memperkenalkan dirinya di kancah industri musik dengan menelurkan sebuah single dan Split EP...

Keep Reading

Bersama Ello dan Virzha, Dewa19 Rilis Ulang Materi Lama "Still I’m Sure We’ll Love Again"

Dewa19 melanjutkan perilisan karya-karya lama mereka dalam format baru. Kali ini, mereka merilis “Still I’m Sure We’ll Love Again”, sebuah lagu dari album Format Masa Depan yang aslinya menampilkan vokal...

Keep Reading

Langkah Berikutnya dari Bilal Indrajaya

Usai melepas beberapa materi singel dan album mini Purnama (2019) solis dari Jakarta, Bilal Indrajaya, akhirnya melanjutkan perjalanannya dengan meluncurkan karya terbarunya bertajuk “Saujana” lewat label rekaman legendaris yang kini...

Keep Reading