Protes Terbaru Banksy di Dalam Kereta

Banksy kembali membuat heboh, kali ini dirinya memprotes orang-orang yang masih saja tidak memakai masker bila di tempat umum, salah satunya saat di dalam sebuah kereta. Melalui serangkaian stensil di London Underground, dirinya menampilkan tikus khasnya yang memvisualkan perihal “bila tidak menggunakan masker, kalian akan terkena virus.” Dalam sebuah video yang diunggah di halaman Instagram resminya, seniman jalanan tersebut terlihat sedang memasuki gerbong kereta bawah tanah sambil berpakaian serba putih yang terlihat seperti seorang  anggota kru pembersihan sebelum membuat karya stensil dan muralnya . Kemudian video tersebut menampilkan dirinya sedang berada di sekitar area tunggu dan mengedit sebuah video dengan judul “London Underground – undergoes deep clean”.

Banksy kemudian terlihat menggambar seekor tikus yang sedang bersin, membuat stensil bergambar tikus sedang menggunakan parasut dari sebuah masker, dan ada juga yang tertutup oleh masker. Di akhir klip dirinya menyemprotkan dua kalimat yang bertuliskan “I Get Lockdown. But I Get Up Again.”, yang diambil dari potongan lagu berjudul Tubthumping, milik band Chumbawamba yang sempat hits di tahun 1997. Pihak pemerintah yang mengurus segala jenis transportasi untuk London mengkonfirmasi bahwa Selasa malam kemarin, karya tersebut telah dihapus “beberapa hari yang lalu” karena kebijakan anti-grafiti yang ketat, tetapi mereka juga mengatakan sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Banksy dan akan mengizinkan dirinya untuk menciptakan kembali karyanya “di lokasi yang sesuai”.

Karya dari Banksy ini dihadirkan atas respon terhadap kebijakan pemerintah yang menganjurkan untuk selalu menggunakan masker di semua tempat. Pada hari Jumat, Boris Johnson mengenakan masker di depan umum dan mendiskusikan kemungkinan kebijakan ini menjadi sesuatu yang wajib. Tetapi 48 jam kemudian Matt Hancock, sekretaris perawatan kesehatan dan sosial, menegaskan dalam pernyataan Commons bahwa semua orang akan dimintai untuk memakai penutup wajah di Inggris dengan undang-undang yang mulai berlaku pada hari Jumat, 24 Juli 2020. Penutup wajah menjadi persyaratan pada transportasi umum di Inggris pada 15 Juni

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Banksy (@banksy) on  

Pada bulan April, Banksy merilis karya seni yang dibuat selama penguncian dengan serangkaian tikus yang menyebabkan kekacauan di kamar mandinya, yang diposting di Instagram dan diberi judul “Istri saya membencinya ketika saya bekerja dari rumah.” Sebelum itu ia membuat karya di Bristol, yang kemudian dirusak. Kata-kata “wankers BCC” tertulis di seluruh karya seni, yang dibuat pada bulan Februari dan menampilkan seorang gadis menembakkan ketapel yang penuh dengan bunga.

Awal bulan ini, karya Banksy tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi baik di sebuah lokasi dekat wilayah Abruzzo timur, Italia. Keberhasilan ini adalah buah dari operasi bersama yang dilakukan oleh pihak kepolisian Prancis dan Italia selama beberapa bulan. Dalam hasilnya, para pihak Polisi berhasil menangkap dua orang, yang mana menurut hasil penyelidikan, keduanya terlibat dalam kasus pencurian teroganisir ini. Lalu, beberapa waktu berikutnya, kembali ditangkap empat lainnya yang juga menjadi dari komplotan ini. Semuanya saat ini sedang dalam masa tahanan dan menunggu persidangan untuk proses selanjutnya.  Renzo, kepala kantor kejaksaan distrik L’Aquila, mengatakan kepada la Repubblica: “Temuan itu terjadi setelah investigasi yang kami lakukan bersama dengan jaksa wilayah dan polisi setempat.” Jaksa penuntut tidak mengungkapkan rincian tentang identitas tersangka ataupun pemilik rumah pertanian tersebut. Dirinya hanya mengatakan informasi lebih lanjut akan dirilis pada beberapa hari mendatang.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Instagram Banksy

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading

Single Teranyar eleventwelfth Yang Menuju Album Terbaru

eleventwelfth hanya membutuhkan satu bulan untuk merilis single terbaru yang diberi tajuk “every question i withhold, every answer you never told” setelah sebelumnya melepas “(stay here) for a while” dari...

Keep Reading