Terkadang, memaafkan diri sendiri memang sulit dilakukan. Diperlukan sebuah proses Panjang, hingga akhirnya dapat berlapang dada melakukannya. Hal itu pun yang telah dialami oleh Eky Rizkani. Dengan menggunakan moniker Reruntuh, ia merilis sebuah album debut bertajuk “Runtuh, Tumbuh”.

Album berdurasi 37 menit itu ditulis sejak pertengahan tahun 2018 dan menyuratkan pengalaman Eky dalam menempuh perjalanan untuk memaafkan diri sendiri. Ada Sembilan nomor yang terkandung di dalamnya. Di antaranya adalah “Samuderasa”, “Kembali Kita Berlayar Pelan”, “Embun”, “Runtuh, Tumbuh”, dan “Senyap”.

Misalnya saja lagu “Senyap”, tembang tersebut menceritakan tentang keluh kesah seorang penyendiri mengenai kesulitannya menyatakan seluruh pikiran dan perasaan yang ia miliki. Sebuah kisah tentang kecemburuan, terhadap mereka yang mudah berbicara hingga terkesan lebih mudah dalam melewati hidup.

“Lagu ‘Senyap’ adalah pengingat bahwa setiap orang memiliki bebannya masing-masing, dan tidak ada yang lebih berat di antara satu dan lainnya. Reruntuh juga ingin album ini memberi terang kepada semua yang mendengarnya,” Ungkap Eky.

Lagu “Kembali Kita Berlayar Pelan” dan “Samuderasa” sendiri sudah sempat diperkenalan sejak September 2019. Lalu, Single “Embun” dan “Runtuh, Tumbuh” menyusul setelahnya di bulan Oktober 2019. Sebuah video klip dari tembang “Kembali Kita Berlayar Pelan” yang berlatar tanah Sumba juga bisa dinikmati sejak tanggal 18 September 2019.

Dirilis melalui Labuan Records dengan dukungan Spotlight Musik, album perdana Reruntuh sudah dapat didengar oleh khalayak luas sejak 1 November 2019 melalui seluruh layanan musik digital.

Teks: Rizki Firmansyah
Visual: Arsip Reruntuh