Prolifik, Bunga Rampai Tulisan Musik Indra Menus Akhirnya Dirilis

Martinus Indra Hermawan atau yang akrab disapa Indra Menus bukan nama asing di ranah musik bawah tanah Indonesia. Selain dikenal sebagai musisi dan pegiat skena musik yang gigih, Indra Menus juga nyatanya adalah sosok musisi yang produktif di bidang literasi musik. Tulisannya seputar musik sering muncul diberbagai media alternatif, entah itu online mau pun cetak.

Setelah merilis dua buku yang menguak skena musik noise Indonesia: Pekak! dan Jogja Noise Bombing: From The Street To The Stage, di permulaan tahun 2022 ini (31/01), bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-40 akhirnya Indra Menus merilis bukunya yang ketiga bejudul Prolifik: Kumpulan Tulisan Musik Oleh Indra Menus 1999 – 2021. Yups, sesuai judulnya, buku ini merupakan bunga rampai tulisan Indra Menus selama dua dekade ke belakang.

                 Baca juga: Ihwal Pasca Perang Dunia di Penampilan Menus dalam SUMONAR 2020

Diterbitkan oleh Samstrong Records, buku setebal 690 halaman ini berisi tulisan lepas tentang musik, interview musisi, kolektif, media juga review zine, buku musik, dan gigs. Tak hanya menyajikan teks, dalam buku ini juga ditambahkan pula sebuah QR Codes yang tertaut pada 20 trek proyek musik Indra Menus mulai dari tahun 1998 – 2021 sebagai soundtrack yang akan menemani pembaca.

Judul Prolifik sendiri, menurut Aditya Ageng (founder Samstrong Records) diambil karena saking tebalnya isi buku. Prolifik sendiri kurang lebih berarti “banyak menghasilkan karya”. Bukan kali pertama Samstrong Records bekerja sama dengan Indra Menus. Sebelumnya label rekaman mandiri tersebut pernah merilis beberapa band yang besutan Indra, diantaranya; LKTDOV, Narcholocos dan To Die.

Buku Prolifik kini sudah bisa kalian dapatkan, dijual dengan harga promo Rp. 150.000 (harga normal Rp. 175.000) dengan menghubungi narahubung via Whatsapp 082290121376. Kini Samstrong Records dan Indra Menus juga sedang menyiapkan agenda rangkaian diskusi bedah buku di beberapa kota di bulan Februari (Yogyakarta, Solo, Klaten) dan Maret (Pekalongan dan Tegal). Informasi selanjutnya bisa menuju ke Instagram @indramenus dan @samstrongrecords.

            Baca juga: Berdialog: Joe Million & Indra Menus

Sebagai catatan, sejak akhir 90-an, Indra Menus sudah menulis untuk zine personal miliknya, Mati Gaya, serta zine yang mengulas tentang zine (Menghamba Mesin Photokopi). Indra Menus juga aktif menulis tentang geliat skena musik bawah tanah baik melalui zine, majalah maupun website. Dari zine fotokopian bersirkulasi underground semacam Fight Back!, Beyond The Barbed Wire sampai zine dari China (Sling Rat) dan Perancis (We’re Gonna Fight) pernah memuat reportase skena-nya.

Petulangan menulisnya berlanjut menjadi kontributor tetap di beberapa pro printed zine semacam D.A.B (yang kemudian menjadi DAB Magz & EAR), Shock & Awe! (Malaysia) dan berlabuh selama beberapa waktu di Siasat Partikelir. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, menulis materi untuk website penyembah adsense pun pernah dilakukannya selama hampir 9 tahun. Selain itu Indra Menus juga dikenal sebagai bagian dari DoggyHouse Records (records label milik Shaggydog), kolektif Jogja Noise Bombing serta bergabung di beberapa band, diantaranya; COLDVVAVE, LKTDOV, Anamnese, narcholocos, PORNZORN, dan To Die.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Samstrong Records dan Indra Menus

 

Penanda 17 Tahun GBS Berkarir

Gugun Blues Shelter kembali merilis single kedua setelah sebelumnya pada pertengahan tahun 2022 mereka merilis single Jingga. Kali ini, trio Gugun, Bowie & Fajar melepas Down & Dirty seperti yang...

Keep Reading

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading