Powerslaves Tampil Lebih Energik dalam Versi Baru "Jika Kau Mengerti Aku"

Nama Powerslaves sudah malang melintang di kancah musik rock Tanah Air sekitar 30 tahunan namun mereka masih berusaha agar katalog musik mereka bisa dinikmati secara digital. Kini, unit rock asal Semarang, Jawa Tengah, tersebut melanjutkan pengarsipan karya mereka secara digital dengan merilis “Jika Kau Mengerti Aku (New Version)“.

Heydi Ibrahim (vokal), Anwar Fatahillah (bass), Wiwiex Soedarno (kibor), dan Agung Yudha (drum) menyadari, merilis ulang karya lama akan menimbulkan reaksi dari kalangan penggemar. Mereka sadar bahwa penggemar mereka lebih mengharapkan lagu baru dibanding hasil daur ulang. “Jika Kau Mengerti Aku” sendiri merupakan salah satu trek dalam album Powerslaves yang dirilis pada 2001.

“Tapi, satu hal yang harus dipahami adalah data master dari lima album pertama Powerslaves dimiliki pihak label yang menaungi mereka saat itu sehingga lagu-lagunya harus direkam ulang agar bisa diarsipkan di platform digital,” tulis mereka dalam keterangan pers.

Dalam versi baru ini, vokal Heydi Ibrahim lebih terasa energik. Jika di versi lama ia lebih mengandalkan suara lembut hingga falset, di versi baru ini suaranya lebih terdengar serak dengan tarikan-tarikan khas rock saat menyentuh nada-nada tinggi.

“Versi sekarang ini jelas lebih full power, terutama dari teknik vokal Heydi Ibrahim di mana dia tidak lagi bernyanyi menggunakan falset
seperti yang terdengar di album “Powerlsaves”. Dari segi keseluruhan sound (mixing dan mastering) juga lebih keluar roh rock-nya,” jelas sang bassist, Anwar, dalam keterangan yang sama.

Selain itu, permainan kibornya pun terasa sedikit berbeda. Ini merupakan dampak dari perbedaan pemain di baliknya. Di versi asli, orang yang berada di balik kumpulan tuts adalah  Edot yang sekarang digantikan kembali oleh Wiwiex.

“Saya berusaha mempertahankan not yang sudah cukup lama melekat di kuping pendengar dengan melakukan eksplorasi sound yang lebih kekinian juga dengan pola yang lebih modern,” tutur Wiwiex.

Beberapa karya mereka, seperti album 100% Rock N Roll dan versi baru dari “Kau dan Aku” dan “Jangan Kau Mati”, sudah dapat dinikmati di platform digital dan website resmi Powerslaves. Selain itu, April lalu, tepat tiga dekade karier mereka, Powerslaves merilis sebuah buku biografi berjudul Love Again: 30 Tahun Jejak Rekam Powerslaves.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Powerslaves

Mari Rayakan Akhir Pekan Di M Bloc Fest 2022

M Bloc Space merayakan ulang tahunnya yang ke-3 dengan membuat beragam keriaan: The Writers Festival (24 – 25 September), M Bloc Music Week (25 September – 2 Oktober), Pasar Wastra...

Keep Reading

Sad But True Menggurat Kisah Sedih

Kuartet Sad But True, unit heavy pop-punk, kini solid digawangi oleh Anisham (vokal), Hery (Gitar), Ryan Fakk (Bass), dan Kicot (Drum) tidak ingin berlama-lama untuk menjadi pasif. Langkah konkret yang...

Keep Reading

Persembahan Dhira Bongs Pasca Pandemi

Dhira Bongs, solois pop asal Bandung yang makin melebarkan gaung dengan merilis album studio baru bertajuk A Tiny Bit of Gold in The Dark Ocean. Album penuh ketiga setelah My...

Keep Reading

Kejutan Dari Bas Boi Yang Menggandeng Feel Koplo

Melangkah tanpa henti, Basboi kembali merilis materi yang sudah beberapa kali iya bawakan sebagai kejutan di konser-konsernya berjudul U DA BEST. Sebelumnya, solois ini sukses menggelar tur albumnya di enam...

Keep Reading