Pertunjukan Seni Visual demi Mengenang “Black Mamba”

Inisiatif seni Hong Kong, The Real Project, baru saja membuka pertunjukan seni visual untuk menghormati mendiang ikon bola basket Kobe Bryant secara offline. Untuk merayakan ulang tahun pria berjuluk “Black Mamba” pada tanggal 23 Agustus kemarin, pertunjukan yang dihelat di gedung Arts Framing Products itu menampilkan kurasi dari dua seniman internasional, Adam Lister dan Santlov, diikuti oleh karya seni dari enam seniman local seperti Lousy, Peep Projects, Happy Fung, Sheep Gallery, Twxxi, dan Sukiii59. 

Dipimpin oleh Joey Thye bersama kurator Michael Li, pameran bertema “Mamba” itu tetap dilaksanakan meskipun ada pagebluk Covid-19 tengah melanda Negeri Mutiara Timur tersebut saat ini, dengan keduanya mengatakan karena pemain pencetak skor terbanyak dua kali pada 2006 dan 2007 itu dianggap sebagai teladan yang sangat berpengaruh tidak hanya bagi budaya bola basket di Hong Kong. “Tetapi juga para seniman dunia,” kata keduanya serempak pada Hypebeast, portal berita khusus fesyen, gaya hidup, desain, musik, dan kesenian yang berkantor di Hongkong itu.

Diselenggarakannya acara ini juga untuk memperingati dan bersungkawa atas kepergian Kobe sebagai bintang legendaris, di samping untuk mencari inspirasi dari semangat pria bertinggi 1,98 m itu yang dipandang sudah menciptakan keajaiban saat situasi sulit yang ia alami semasa hidup melalui ketekunan, keberanian, kekuatan, dan kebaikan. Rencananya, pada pameran yang berlangsung dari 23 sampai 29 Agustus 2020 mendatang itu akan memajang pula sejumlah sepatu bola basket yang telah ditandatangi langsung Kobe Bryant.

Sementara di tempat berbeda, di lima negara bagian di Amerika Serikat, termasuk dua cabangnya di Las Vegas, restoran Ike’s Love and Sandwiches Senin ini menggelar perayaan yang sama untuk mengenang Kobe Bryant dengan membuat roti lapis khusus. Bagi para penggemar hanya dikenakan harga USD 12 untuk setiap roti lapis yang diberi nama “Kobe Tribute Sandwich” itu yang sudah bisa dipesan langsung pada hari ini.

Tak hanya di Hongkong dan Amerika Serikat, perayaan juga dilakukan dengan berbagai cara di India. Vilas Nayak, misalnya, seorang seniman berkebangsaan Negeri Bollywood yang kerap diundang tampil di sejumlah acara besar seperti Asia’s Got Talent, Majelis Umum PBB, dan India’s Got Talent, itu menunjukkan cintanya kepada Bryant dengan menampilkan video pendek yang memperlihatkan dirinya tengah melukis pemain berposisi shooting guard di sepanjang 20 tahun karirnya bersama LA Lakers itu yang sedang berdiri berdampingan dengan anak perempuannya, Gianna, sambil menghadap dan menatapi ring bola basket di depannya. “Mamba forefer! Tribute to Kobe Bryant.. Thank you for inspiring a generation,” tulis Nayak di caption video yang ia bagikan lewat akun instagramnya itu. 

Minggu tanggal 26 Januari 2020 adalah hari di mana sang legenda meninggalkan kita semua di usianya yang ke 41 tahun, dalam sebuah kecelakaan helikopter di California. Pemain yang memiliki julukan Black Mamba ini sangat dikeanl oleh para pecinta dunia bola basket di seluruh dunia berkat rekor-rekor yang telah diraihnya semasa hidup. Tercatat dirinya pernah terpilih masuk ke dalam tubuh tim NBA All Star sebanyak 18 kali. Lalu juga ada rekor poin terbanyak di dalam sejarah panjang dunia NBA dan lima kali juara bersama timnya L.A Lakers. Tentu saja kematiannya dan sang putri ini sangat memukul keluarga besar NBA. Menurut Adam Silver (Komisioner NBA), dalam kurun waktu 20 musim perhelatan NBA, sang legenda berhasil memperlihatkan kepada mereka semua tentang bagaimana banyak hal bisa dilakukan saat bakat besar ditunjang dengan keinginan yang kuat. Dirinya adalah satu dari sekian banyak pemain yang sangat hebat dalam sejarah.

Poster 'Black Mamba'

Teks: Emha Asror
Visual: Arsip The.Realproject

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading

Plvmb Memulai Debut Dengan Blue

Bandung kembali memiliki kuintet indiepop yang terdiri dari Vina Anesti (Vokalis), Azka Aulia Rachman (Bass), Diaz Febryan (Drum), Salman Wahid Putra Kamaludin (Gitar), Irfan Zahid Abdussallam  (Gitar). Mereka tergabung ke...

Keep Reading

Superglad Yang Kembali Melangkah

Superglad adalah band yang namanya tidak perlu lagi dipertanyakan di kancah musik tanah air. Setelah diterpa berbagai permasalahan yang sempat terjadi di dalam tubuh mereka, band yang terbentuk sejak tahun...

Keep Reading