Perkara Hubungan Toksik di Karya Teranyar White Chorus

Masuk bulan Februari, tentu banyak muda-mudi yang merayakan Hari Valentine bersama pasangannya masing-masing. Tak sedikit pula di bulan (yang konon) kasih sayang ini musisi maupun band yang merilis karya bertemakan cinta. Salah satunya rilisan dari White Chorus.

Selang beberapa bulan setelah merilis album perdana Fastfood, baru-baru ini bertepatan dengan Hari Valentine (14/02) duo pop-elektronik asal Bandung, White Chorus kembali memperkenalkan karya terbarunya. Diberi tajuk “Vermillion Love”, lagu ini merupakan pandangan unik White Chorus seputar hubungan asmara yang tak selalu berjalan baik.

“Vermillion Love membicarakan sebuah hubungan toxic, namun sangat menggoda hingga disalah artikan sebagai ‘dream love’. Mungkin ada waktu di mana kamu menyadari itu buruk, tetapi kamu pun tidak bisa menyanggah bahwa kamu menginginkan lebih,” tutur Clara Friska dan Emir Mahendra melalui siar pers. “Sepertinya, ini mungkin terjadi ke siapa saja.” Lanjutnya

White Chorus

         Baca juga: “Disappear” Single Penutup dari White Chorus

Keduanya juga menambahkan bahwa tema ini juga terinspirasi dari warna vermillion itu sendiri. “Kami sangat menyukai fakta bahwa warna itu berasal dari cinnabar, mineral beracun dan berbahaya tetapi menghasilkan warna yang sangat cemerlang dengan sedikit misteri.”

Nomor “Vermillion Love” juga merupakan hasil kolaborasi bersama Not a Sunflower, sebuah brand handcraft asal Jakarta.  Lirik lagu “Vermillion Love” ditulis langsung oleh Nurul Aulia Sari selaku founder Not a Sunflower. Nurul sendiri merupakan seniman muda yang beraspirasi memecah stereotip “seniman curhat” yang kerap disematkan bagi seniman perempuan. Baginya, karya-karya bersifat personal tidak sepatutnya dipandang remeh, atau dibanding-bandingkan dengan tema sosial politik.

Selain dibantu oleh Nurul, White Chorus juga melibatkan Dhafir Dhiaulhaq untuk mengerjakan bagian mixing/mastering. Sedangkan di peran produser, Clara dan Emir masih melakukannya secara mandiri. “Vermillion Love”, yang dirilis di bawah naungan HAPPYSAD Records dan Microgram, sudah bisa didengarkan di seluruh streaming service.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari White Chorus

Penanda 17 Tahun GBS Berkarir

Gugun Blues Shelter kembali merilis single kedua setelah sebelumnya pada pertengahan tahun 2022 mereka merilis single Jingga. Kali ini, trio Gugun, Bowie & Fajar melepas Down & Dirty seperti yang...

Keep Reading

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading