Perjalanan Oneding Mencari Bintang

Siapa sosok bintang di kehidupan kalian? Bagi sebagian orang, mungkin perlu melewati perjalanan panjang nan berliku untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut. Namun ada juga yang telah selesai melaluinya, lalu hidup dalam kekaguman. Oneding, adalah salah satunya. Hal itu tertuang pada single terbarunya bertajuk Star.

Lagu tersebut bercerita tentang kekagumannya terhadap seseorang. Isinya adalah untaian lirik manis yang sebelumnya tidak pernah dimunculkan lewat karya-karyanya terdahulu.

“Lagu ini saya buat di tahun 2004 ketika kagum dengan sesosok wanita yang ternyata bukan jodohku. Kalau sekarang ‘Star’ ini lebih menggambarkan keluarga kecilku,” ujar penyanyi sekaligus penulis lagu asal Malang tersebut.

Star jadi satu-satunya karya Oneding yang ditulis dan dinyanyikan dalam bahasa Inggris. Dibantu oleh Oktavianus Triangga, Oneding mengaku penggunaan bahasa Inggris terasa lebih pas dibanding komposisi awal yang menggunakan bahasa Indonesia. Seperti single sebelumnya yaitu Ciptaan Manusia Runtuh, Ciptaan Tuhan Tumbuh, di lagu terbarunya pun Oneding masih menggunakan perpaduan dua instrumen musik yakni gitar akustik dan gesekan biola dari Timotius Nugraha.

Direkam di Nero Studio oleh Bambang Iswanto, lagu tersebut juga dibuatkan versi music video-nya. Proses perekamannya terjadi ketika Oneding dan rekan-rekan Yallfears berjalan-jalan santai di tengah dinginnya Malang kala malam hari. Video tersebut bisa disimak melalui halaman Youtube Oneding sejak 2 Agustus 2019, bertepatan dengan hari perilisan lagunya yang sudah bisa didengarkan lewat beragam platform digital seperti Spotify.

Bagi mereka yang belum menemukan sosok bintang dalam hidup, Oneding pun berpesan, “Untuk teman-teman yang masih tersesat pastiakan menemukan kembali jalannya. Waktu yang akan menjawab karena aku sendiri sudah mengalami fase-fase itu. Hidup dengan tulus saja”.

Teks: Rizki Firmansyah
Visual: Arsip Oneding

 

 

 

 

Turbokidz Merilis Album Perdana Dalam Format Compact Disc

Setelah dirilis dalam format digital pada akhir tahun 2022 lalu, Turbokidz kini menghadirkan album perdananya, Oranye, dalam format compact disc (CD).  Tersedia di pasaran mulai 25 Januari 2023 sebagai lanjutan...

Keep Reading

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading