Perjalanan Baru The Jansen di Album Ketiga

Usai melepas beberapa nomor secara ecer, trio punk rock dari Bogor, The Jansen, akhirnya menorehkan catatan baru. Mereka baru saja melepas sebuah album penuh bertitel Banal Semakin Binal yang sementara hanya dirilis dalam format kaset pita. Album yang dilepas secara mandiri itu menjadi penanda perjalanan baru bagi The Jansen.

Setidaknya ada 12 lagu yang The Jansen suguhkan, termasuk beberapa nomor yang sebelumnya dilepas secara tunggal. Menurut The Jansen album penuh Banal Semakin Binal pun menjadi momen titik balik dalam kompas musikalitasnya. Menurutnya album ini lebih santai jika dibandingkan dengan album-album sebelumnya seperti From Bogor To Japan EP (2016), single Alienasi (2017), juga album penuh perdana mereka Present Continuous (2017) dan terakhir album Say Say Say (2019) yang sempat dirilis oleh sebuah label asal Amerika Serikat, Crasslips Records.

Lewat album Banal Semakin Binal The Jansen mencoba lebih intens dengan musik-musik punk rock atau power pop Inggris era 1970-an yang kini jumlah penganutnya tak begitu banyak.

“Berbeda dengan beberapa rilisan mereka sebelumnya, di album ini mereka bermain lebih ‘santai’ dan cenderung mengimani teknik permainan ala punk rock atau powerpop Inggris era 70-an dengan lebih khidmat.” ungkap pihak The Jansen dalam keterangan pers.

Tentunya hal tersebut menjadi sebuah perbedaan yang cukup menarik bagi eksistensi The Jansen di belantika musik arus pinggir Indonesia –mengingat kuantitas grup musik yang memainkan musik macam itu tak terlalu signifikan jumlahnya hari ini.

Selain aspek pengembangan dari segi musik, album tersebut pun menjadi bentuk keteguhan hati The Jansen yang dipatri dengan sadar  bahwa mereka memang ingin bernyanyi secara keseluruhan menggunakan lirik bahasa Indonesia.

“Sebenernya dari awal kebentuk tuh pengennya kayak gini. Bawain (musik) kayak Shonen Knife atau Ramones, tapi liriknya full bahasa Indonesia,” tutur Adji Pamungkas – bassist The Jansen sekaligus penulis lirik tunggal dalam album Banal Semakin Binal.

Lebih jauh Adji pun memiliki deskripsinya sendiri tentang album terbaru The Jansen tersebut. Ia cukup menyororti peristiwa-peristwa yang selalu terjadi saban hari, termasuk ketika kita semua didera dengan kemajuan teknologi dan percepatan informasi. Dengan menghadirkan lirik yang sederhana, Adji sedang merefleksikan apa yang kini sedang terjadi.

“Banal Semakin Binal ini seluruh track-nya berikatan. Liriknya komunikatif karena menggunakan bahasa sehari-hari. Enggak elegan, enggak sok keren tapi dirasa tepat untuk menggambarkan kehidupan era modern dengan kemajuan teknologi dan percepatan informasi yang dirasa semakin anjing berasa tekanan hidupnya.”

Tema-tema yang dihadirkan dalam albu, ini sebetulnya sudah dibocorkan di beberpa materi singel sebelumnya, katakanlah nomor “Mereguk Lagi Anti Depresan” yang terinspirasi oleh berbagai kisah keseharian era modern dengan segala drama kehidupannya.

Album Banal Semakin Binal dari The Jansen akan dirilis dalam waktu dekat secara mandiri dalam format kaset dan kelak akan dirilis ulang dalam bentuk CD juga digital oleh Demajors.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip daru The Jansen

Efek Rumah Kaca Bawakan Ulang Lagu Candra Darusman

Candra Darusman, Signature Music Indonesia dan demajors merilis album kompilasi yang menampilkan karya-karya Candra Darusman: seorang musisi, pencipta lagu, penyanyi dan pemerhati hak cipta Indonesia. Kompilasi ini mengedepankan Efek Rumah...

Keep Reading

Ketika BLCKHWK Gambarkan Sisi Alami Sifat Manusia

Di awal tahun 2022 ini, BLCKHWK telah melepas album debutnya bertajuk Decomposing Rotting Flesh. Untuk memperpanjang nafas album, baru-baru ini unit yang dihuni oleh Arison Manalu (vokal),  Billy Rizki (gitar),...

Keep Reading

Karya Baru dan Rangkaian Tur Musik Isman Saurus

Di sekitar akhir 2021 lalu, solis asal Lumajang Jawa Timur, Ismam Surus telah melepas album penuh bertajuk Orang Desa. Sebagai rangkaiannya, di tanggal 24 Maret lalu ia telah melepas sebuah...

Keep Reading

Nuansa Anime di Karya Terbaru Moon Beams

Inspirasi untuk membentuk sebuah band bisa datang darimana saja, termasuk dari sebuah  anime. Jika kalian pernah menonton anime lawas berjudul BECK tentu tak akan asing dengan original soundtrack-nya bertajuk Moon...

Keep Reading