Perayaan Usia Baru Sekaligus Album Perdana dari Nadin Amizah

Usia baru memang pantas untuk dirayakan, entah bagaimana caranya, yang penting harus meninggalkan kesan menarik. Hal itu yang coba dilakoni oleh Nadin Amizah, penyanyi sekaligus penulis lagu. Di tanggal 28 Mei kemarin, dirinya baru saja memasuki usia ke 20 tahun. Untuk merayakan segala hal tentang usianya tersebut, dirinya secara spesial merilis album penuh perdananya yang diberi judul Selamat Ulang Tahun. Di album ini, nampak sesuatu yang indah, menyenangkan, dan tentu saja percaya diri yang dibalut ke dalam 10 lagu hasil rangkaian dari pemikiran oleh dirinya. Untuk lini musik, album ini banyak dibantu oleh Tarrarin (Svmmerdose), Dissa Kamajaya (Fuzzy, I), Doly Harahap (eks-Temansebangku) dan Ramadhan Zulqi (Syarikat Idola Remaja). Dan proses produksinya dibantu oleh produser Petra Sihombing, Ferry Nurhayat, Ibnu Dian, Dissa Kamajaya, dan Mikha Angelo.

“Nama-nama produser ini sama besar perannya dalam mewujudkan dengan akurat visiku yang kadang rumit untuk diterjemahkan tentang musik-musik yang ada di album ini. Album ini tema besarnya adalah tentang kegelisahan, kebingungan, kesoktahuan, kebodohan dan kebahagian yang campur aduk di masa pendewasaan aku. Meskipun saat ini aku masih belum sepenuhnya dewasa, tapi yang jelas hal-hal yang lalu itu kini bisa aku tengok dengan sedikit air mata namun tetap sambil tertawa.” Terang Nadin.

 

 

Album perdana ini sebuah cara dalam mempersiapkan segala hal bagi dirinya ketika akan menginjak usia 20 tahun, yang mana usia ini sering dianggap sebagai gerbang menuju proses dewasa dari seorang manusia. Banyak yang tahu bahwa Nadin telah berkarir sebagai penyanyi saat usianya 17 tahun, di umur tersebut dirinya mampu menarik banyak atensi dari berbagai pihak. Bukan karena persoalan umurnya, lebih dari itu, orang-orang sangat senang dengan karakter yang dihadirkan olehnya melalui serangkaian karya dan ciri khas vokalnya. Selain untuk diri sendiri, album ini juga berisi tentang hubungan dia bersama sang keluarga dan juga berbagai proses yang telah ia lewati. Pembuatan album perdana ini pun cukup sederhana, di mana keseluruhan proses dilakukan di kamar tidurnya, yang pada hasilnya mampu membuat album ini terasa lebih personal.

Badai pendewasaan yang muncul dalam berbagai perasaan seperti rasa takut, ketidakpastian dan upaya untuk mengekspresian rasa kepada orang-orang yang paling dekat dengannya semua dituangkan ke dalam album perdananya ini. Sehingga membuat album Selamat Ulang Tahun ini terdengar sebagai album pendewasaan yang lirih, namun tetap terdengar indah, matang, tenang dan penuh percaya diri. Semua itu hadir dalam balutan musik yang indah melengkapi untaian lirik yang dicurahkan olehnya. Dalam album perdananya ini faktor lain yang jadi catatan penting bagi Nadin adalah proses penulisan lirik yang sepenuhnya ia tulis. Serta banyak bereksplorasi di area pendalaman dan teknik bernyanyi yang sebelumnya belum pernah ia coba.

“Di album ini bisa dengan bangga aku bilang kalau begitu banyak banget pengembangan cara menulis dan bernyanyi aku dari sebelumnya. Bila sebelumya ada hal-hal yang takut dicoba karena aku masih merasa teknik bernyanyi dan menulis lirik aku masih terbatas akhirnya bisa ditemukan celahnya. Karena kalau tidak dicoba, maka lagu-lagu aku enggak akan berkembang.” Ungkapnya.

 

 

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Nadin Amizah

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading