Pencegahan Artikel Lama oleh Facebook

Facebook baru-baru ini telah mengumumkan perihal fitur terbarunya yang sangat berguna untuk mengatasi berita lama digunakan untuk penyebaran hoax. Fitur tersebut nantinya akan memberitahu kepada pengguna bila artikel yang akan diunggah kembali adalah sebuah artikel lama, dan kemudian muncul sebuah bilik pertanyaan yang akan menanyakan apakah pengguna akan melanjutkan atau membatalkan niat untuk mengunggah postingan tersebut. Di zaman arus informasi yang sangat deras seperti sekarang ini, pemilahan artikel sangatlah penting. Di Facebook, ataupun media sosial lainnya, kerap kali kita melihat artikel-artikel lama yang bertebaran untuk digunakan sebagai berita hoax. Ada juga karena mungkin isi dari artikel tersebut sangat relevan dengan kondisi yang ada saat ini. Tidak ingin kan bila kalian mendapatkan berita yang belum tentu valid adanya.

Tanggal rilis dari sebuah berita atau artikel di media online saat ini sangatlah berpengaruh terhadap isi dan keakuratan akan informasi yang terkandung di dalamnya. Terlebih dari semua itu, kebanyakan seringkali menimbulkan masalah baru di masa sekarang bila dipublikasikan tidak dengan konteks yang benar. Dengan memperkenalkan fitur peringatan sebuah artikel yang memiliki rilis waktu telah lewat dari 90 hari, Facebook berharap orang akan berpikir dua kali untuk berbagi berita dengan teman-teman mereka jika itu mungkin tidak relevan dengan kondisi sekarang.

John Hegeman, wakil presiden feed dan cerita di Facebook, mengumumkan bahwa, “mereka para penerbit (khususnya berita politik dan yang penting) mengatakan perihal keprihatinannya tentang bagaimana artikel-artikel lama ini terus dibagikan di banyak media sosial sebagai berita yang baru saja terjadi saat ini. Hal itu jelas-jelas bisa membuat orang yang tidak paham akan menyalahartikan keadaan terkini. Beberapa penerbit berita tersebut pun telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi hal ini di situs web mereka sendiri dengan secara jelas memberi label pada artikel yang lebih lama untuk mencegah agar berita yang sudah usang tidak digunakan dengan cara yang menyesatkan.”

Facebook juga sedang menguji coba pemberitahuan layar lainnya, seperti menyoroti berita yang mengandung konten Covid-19. Pemberitahuan tersebut akan memberikan informasi tentang sumber tautan dan kemudian mengarahkan orang ke Pusat Informasi Covid-19 Facebook untuk “informasi kesehatan resmi.” Fitur peringatan artikel lama ini telah diluncurkan oleh Facebook beberapa waktu kemarin.

Hal ini adalah kelanjutan dari ragam fitur yang akan mereka hadirkan di masa depan. Seperti halnya bulan kemarin saat mereka membeli platform pembuatan GIF populer, yaitu Giphy. Raksasa jejaring sosial itu mengungkapkan bahwa Giphy akan bergabung dengan perusahaan sebagai bagian dari tim Instagram. Giphy sendiri adalah sebuah perusahaan penyedia gambar berformat GIF yang dibuat oleh Alex Chung dan Jace Cooke pada Februari 2013 silam. Tercatat hanya dalam waktu 1 minggu, perusahaan ini telah menarik satu juta lebih pengguna. Kini, dengan akuisisi tersebut, para pengguna Facebook sudah dipastikan dapat menggunakan dan berbagi berbagai macam gambar berformat GIF.

Keputusan untuk membeli Giphy dan akan memasukkannya ke bagian dari tim Instagram adalah karena sebagian besar pengunjungnya berasal dari aplikasi tersebut. 50 persen traffic yang didapat Giphy berasal dari beberapa aplikasi yang dimiliki oleh perusahaan ini, dan setengah dari angka tersebut berasal dari para pengguna aktif Instagram. Memang pada kenyataan di lapangan, kedua platform tersebut – Instagram dan Giphy – merupakan pendukung besar dan yang paling banyak digunakan oleh para kreator dan seniman di seluruh dunia.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Facebook.com

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading

Single Teranyar eleventwelfth Yang Menuju Album Terbaru

eleventwelfth hanya membutuhkan satu bulan untuk merilis single terbaru yang diberi tajuk “every question i withhold, every answer you never told” setelah sebelumnya melepas “(stay here) for a while” dari...

Keep Reading