Pemanasan Glaskaca Menuju Album Baru

Setahun paska debut album penuh Adendum, Glaskaca kembali dengan single baru berjudul Semampumu. Secara gamblang, single ini disebut sebagai pemanasan untuk album berikutnya yang sedang mereka kerjakan. Semampumu bercerita merupakan terjemahan dari refleksi perjalanan hidup.

“Di lingkungan yang berkembang dengan sangat pesat ini jangan lupa berkaca, lihat kembali dengan cara sendiri, jangan hilang terbawa arus, dan berenanglah dengan cara sendiri. Semoga bisa menemani dan menyemangati semua yang harus bangun pagi demi sesuap nasi,” ujar Dias Widjajanto, vokalis dan gitaris.

Lahir dan besar di Jakarta sejak 2013, Glaskaca kini terdiri dari Dias Widjajanto (vocal/ gitar/ synth), Rayhan Noor (gitar), Nugroho Aldianto (drum) dan Wisnu Ikhsantama W. (bass).

Single Semampumu digarap sendiri, tanpa bantuan pihak luar band.

“Ini bukan pertama kalinya gue bekerjasama dengan Glaskaca, tapi ini pertama kalinya gue berperan sebagai full-time member di sini. Kali ini gue ngerasain langsung apa yang Glaskaca tulis juga memberikan gue semangat, terutama soal membuka lembaran baru,” papar Wisnu, pemain bass sekaligus co-producer single Semampumu.

Lewat karya baru ini, Glaskaca mengaku bahwa perjalanan memang perlu disusun dari momen ke momen. “(Kami) tetap berimprovisasi buat esok hari, bukan cuma motivasi receh. Bahkan karena gue ada di dalem bandnya sekarang, apa yang ditulis sekarang setiap gue dengerin atau mainin jadi self-reminder buat gue juga,” tutup Wisnu. (*)

 

Teks: Rizki Firmansyah
Foto: Arsip Glaskaca

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading