Peluang Izin Konser di Indonesia Semakin Terbuka

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua nampaknya membawa rezeki ke sektor-sektor lain. Dengan diselenggarkannya kegiatan tersebut awal Oktober mendatang, pemerintah pun akhirnya memberikan izin untuk acara berskala besar secara keseluruhan. Ini berarti Anda yang akan menyelenggarakan resepsi pernikahan harus bersenang hati karena dapat dengan leluasa mengundang tamu, sekaligus ketar ketir memberi jatah ke orang tua. Selain itu, ini juga berarti konferensi, pameran, dan tentunya konser juga sudah bisa diselenggarakan.

“Mempertimbangkan perlunya kita mewadahi aktivitas masyarakat agar tetap produktif namun juga aman dari COVID-19, pemerintah kini dapat memberikan izin untuk mengadakan perhelatan dan pertemuan berskala besar yang melibatkan banyak orang, asalkan mematuhi pedoman penyelenggaraan yang telah ditetapkan,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, melansir CNBC.

Hal tersebut nampaknya menjadi lampu hijau pertama selama pandemi untuk pertunjukan musik langsung, yang menjadi tulang punggung industri musik saat pendapatan dari royalti dan pintu peluang lain belum jelas juga. Tercatat hanya menyumbang 0,48 persen (terkecil kesembilan dari 16 subsektor industri kreatif) terhadap produk domestik bruto (PDB) negara pada 2016, seperti dikutip Kata Data, industri ini seperti dianaktirikan beberapa waktu lalu. Karena itu, ini merupakan harapan yang sangat berarti bagi pelaku di dalamnya.

Sabtu (25/9) kemarin, Jazz Gunung 2021 sudah berhasil diselenggarakan di sekitaran Gunung Bromo biarpun dengan jumlah penonton yang dibatasi menjadi sekitar 25% dari kapasitas biasa. Ini merupakan kali kedua gelaran Jazz Gunung terhelat secara langsung setelah di tahun sebelumnya, Jazz Gunung Ijen juga dilaksanakan dengan konsep luar ruangan. Konser tersebut digadang-gadang menjadi angin segar bagi industri pariwisata (bukan musik) saat berhasil digelar sejak tahun lalu.

Jazz Gunung 2021 (doc. Siasat Partikelir/Ega Haryo)

Izin ini tentu turun dengan beberapa catatan. Kewajiban untuk menekan penularan masih harus dijaga. Beberapa hal harus diperhatikan untuk menerapkan protokol kesehatan yang baik, seperti kondisi kasus Covid-19 di daerah terkait, potensi penularan akibat jarak antarpartisipan atau sirkulasi udara yang buruk, durasi, dan vaksin. Selain itu, pemerintah juga menetapkan beberapa pedoman, seperti edukasi kesehatan dan penyediaan sarana prasarana yang mendukung protokol kesehatan sebelum acara, screening kesehatan dan penanggulangan kasus positif selama acara berlangsung, serta tentunya memastikan tidak ada kasus positif yang keluar setelah acara berlangsung.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip Rock in Celebes 2018 dan Siasat Partikelir

Rayakan Dua Rilisan Baru, Extreme Decay Siapkan Pertunjukan Spesial

Sebagai pesta perayaan atas dua rilisan anyar mereka. Sekaligus mengajak Dazzle, TamaT, dan To Die untuk ikut menggerinda di kota Malang. Extreme Decay bersama Gembira Lokaria mempersembahkan konser showcase spesial...

Keep Reading

Disaster Records Rilis Album Debut Perunggu dalam Format CD

Pandemi yang sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun ini memang membuat segala recana menjadi sulit terwujud. Namun bukan berarti berbagai kendala yang ada menyurutkan semangat para musisi untuk terus...

Keep Reading

Efek Rumah Kaca Bawakan Ulang Lagu Candra Darusman

Candra Darusman, Signature Music Indonesia dan demajors merilis album kompilasi yang menampilkan karya-karya Candra Darusman: seorang musisi, pencipta lagu, penyanyi dan pemerhati hak cipta Indonesia. Kompilasi ini mengedepankan Efek Rumah...

Keep Reading

Ketika BLCKHWK Gambarkan Sisi Alami Sifat Manusia

Di awal tahun 2022 ini, BLCKHWK telah melepas album debutnya bertajuk Decomposing Rotting Flesh. Untuk memperpanjang nafas album, baru-baru ini unit yang dihuni oleh Arison Manalu (vokal),  Billy Rizki (gitar),...

Keep Reading