Pekat Sempurna di Lagu Terbaru Adrian Adioetomo

Delta bluesman, Adrian Adioetomo, kembali meramaikan jagat permusikan Indonesia. Masih dalam pembawaan musiknya yang otentik, baru baru ini, musisi yang dikenal dengan permaianan slide gitarnya itu telah merilis sebuah materi lagu teranyar berjudul “Burning Blood, Cold Cold Ground”. Hadir dengan nuansa dan tema yang lebih gelap,  agaknya single “Burning Blood, Cold Cold Ground” merupakan pekat yang sempurna untuk membuka album terbarunya yang akan dilepas beberapa hari mendatang.

Menurut Adrian, lagu tunggal berdurasi nyaris 5 menit ini kurang lebih berbicara tentang daya-tarik gravitasi kemurkaan dan bagaimana seseorang bisa terhisap ke dalamnya sehingga menderita pada akhirnya. Semua kisah itu ia tuangkan ke dalam lirik yang didramatisir sedemikian mungkin untuk menggambarkan kesan ketidak-pedulian terhadap segalanya, bahkan  termasuk ketidak-pedualian kepada diri sendiri.

Secara musikalitas, permainan gitar Adrian masih mengandalkan slide Delta-blues dan Bluegrass seperti pada musik Americana, namun ditabrakkan dengan konsep avant-garde pada aransemen dan pilihan soundnya. Ini dilakukan dengan memposisikan gitar akustik yang jernih dengan sound distorsi elektrik yang nyaris “rusak”. Jika kita amati lebih dekat, di sekitar pertengahan lagu terdengar sayup suara piano yang menyelinap masuk secara singkat yang menambahkan nuansa manis sekaligus ‘jahat’ yang melengkapi segala kontradiksi yang ada.

Diimbangi dengan melodi vokal yang banyak mengambil referensi dari ‘lolongan’ khas Delta Blues yang terkesan ‘polos’ makin memberi nuansa kontradiktif yang seimbang. Serempetan bunyi harmonica pun mustahil untuk diabaikan. Lengkap sudah, penderitaan tanpa akhir jelas tergambar dalam musiknya.

Lebih jelas lagi, kesan gelap pun sangat tergambar dalam video musik “Burning Blood, Cold Cold Ground”. Warna hitam dan putih ditumpahkan ke dalam video tersebut, terlebih Adrian menggunakan potongan film bisu yang yang datang di paruh pertama abad 20. Potongan film yang sudah menjadi public domain itu menghadirkan pelbagai visual yang cukup mendukung gaya musik Adrian saat ini, terutama dalam singlenya ini.

Dikabarkan, single“Burning Blood, Cold Cold Ground” merupakan lagu pertama di album baru Adrian yang tak berjudul, kendati ia mengutip kata-kata “Violent Love, Gentle Kill”. Album ini sendiri akan dilepas 3 hari setelah perilisan singlenya. Album tersebut nantinya bisa didapatkan di outlet Demajors dan websitenya.

Adrian Adioetomo sendiri telah dikenal sebagai perintis kebangkitan skena blues dan pionir Delta Blues Indonesia. Penampilannya telah melibatkan banyak musisi, antara lain: Jubing Kristianto dan Kartika Jahja selain juga kiprahnya memainkan rock bersama Franki “Pepeng Naif” Indrasmoro dalam band “Raksasa”. Walau sering disebut sebagai seorang “Delta bluesman”, gaya bermusiknya memadukan rock, alternative, dan ‘dark country’. Pada 2017, ia meraih Anugerah Musik Indonesia award untuk lagunya “Tanah Ilusi”.

Kembali ke “Burning Blood, Cold Cold Ground”, video musiknya sudah bisa kalian simak dibawah ini. Selamat mendengarkan..

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari MySeeds Music

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading

Single Teranyar eleventwelfth Yang Menuju Album Terbaru

eleventwelfth hanya membutuhkan satu bulan untuk merilis single terbaru yang diberi tajuk “every question i withhold, every answer you never told” setelah sebelumnya melepas “(stay here) for a while” dari...

Keep Reading