Pameran Dalam Game Animal Crossing? Tentu Saja Bisa

Selama masa-masa karantina seperti ini, bermain gim adalah salah satu solusi ampuh untuk mengusir kebosanan. Apalagi kalau gim tersebut bisa dimainkan secara daring yang tentu saja dapat menjadi wadah untuk bertemu dengan sesama pemain dari belahan dunia mana pun. Satu dari sekian banyak gim yang sedang diminati di masa sekarang ini adalah Animal Crossing: New Horizons. Selain berfungsi untuk menghibur, gim ini juga banyak dipakai untuk berkegiatan kreatif bagi para pecinta fesyen, musik, hingga seni.

Peningkatan popularitas gim ini banyak disebabkan oleh banyaknya fitur-fitur menarik dan mudah dipahami yang tersedia untuk pemain. Belum lama ini, Getty Museum menciptakan galeri virtual yang menampilkan karya seni dari Van Gogh, Rembrandt dan banyak lainnya. Sekarang, para seniman yang berbasis di New York Nichole Shinn meluncurkan sebuah pameran kolektif di dalam gim Animal Crossing: New Horizons yang akan menampilkan karya-karya baru oleh lebih dari 20 seniman yang berkontribusi.

Presentasi virtual akan berlangsung di Galeri Lothlorien – dinamai dari pulau tempat pameran tersebut berada. Seniman yang berpartisipasi di dalamnya antara lain, Erik Carter, Cortney Cassidy, Gregory Nachmanovitch, Diane Zhou, Rose Wong, Thomas Colligan, Chuck Kuan, dan banyak lainnya. Di malam pembukaan nanti akan menampilkan sebuah pertunjukan The Villager is Present, sebuah interpretasi dalam gim dari karya pertunjukan ikonik Marina Abramovich, The Artist is Present.

Galeri akan dibuka pada 2 Mei 2020 jam 3 sore EST. Yang tertarik untuk melihat-lihat pameran perlu melihat kode Dodo yang diunggah di akun instagram, @spacelionz dan @txtbooks, untuk digunakan pada hari pembukaan. Cetakan karya seni yang dipilih dari pameran akan diterbitkan oleh TXTbooks yang berbasis di Brooklyn musim panas ini bersama dengan katalog pertunjukan.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Txtbooks Instagram

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading