Ocean Blender: Album Kompilasi Shoegazer Lokal Vol.2

Gelombang musik Shoegaze dan dream-pop di Indonesia tumbuh dan tersebar, selain grup band atau musisi shoegaze yang merilis karya mereka masing-masing melalui berbagai media, beberapa album kompilasi juga turut hadir untuk meramaikan kancah musik shoegaze di Indonesia. Anoa Records adalah salah satu dari sekian banyaknya label musik yang merilis album kompilasi shoegaze Indonesia, seperti yang terjadi lima tahun yang lalu Anoa Records merilis sebuah album kompilasi “Holy Noise: Indonesian Shoegazer Compilation”. Lalu beberapa waktu lalu Anoa Record kembali merilis album kompilasi “Ocean Blender: Indonesian Shoegazer Compilation Vol.2”.

Album kompilasi “Holy Noise: Indonesian Shoegazer Compilation” yang dirilis 5 tahun yang lalu dalam format kaset pita, dan berisikan setidaknya 17 band yang terlibat kedalam album kompilasi tersebut, lalu Arian13yang menuliskan liner notes-nya. ide awal terciptanya album kompilasi ini berangkat dari sebuah acara musik yang sudah digelar jauh sebelum Anoa Records berdiri. Acara Tribute to 90’s Shoegaze, yang digelar di Post Beer House Kemang di bulan April 2009 saat itu. Diisi oleh panitia yang juga peserta dan personil dari band-band yang mengisi acara itu sendiri, seperti Damascus, Sharesprings, Mellonyellow, dan dua band Bandung, Jellybelly dan Avenue. Acara yang awalnya hanya diprediksi akan menyaring 100 orang pembeli tiket, hingga akhirnya ada sekitar 500-an orang yang mau membeli tiket, sampai-sampai panitia saat itu menyiaokan tiket menggunakan bon warung sebagai tiket alternatif.

“Nostalgia masa lalu tidak penting juga, karena bagaimana pun band-band baru akan tetap muncul. Tapi suka atau tidak, ada romantisme yang jujur dan tulus, ketika kamu melakukan apa yang kamu suka, mendapat pujian dan juga sindiran, dan band-band yang ada di kompilasi Holy Noise, menurut kami, sebagian besar melaluinya.” Tutur Anoa Records dalam siaran persnya.

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Ocean Blender adalah kelanjutan dari kompilasi Holy Noise. Dirilis secara resmi pada tanggal 5 Mei 2021, Ocean Blender dirilis dalam format kaset pita dan digital di storefront club. Artwork kompilasi ini sendiri dibuat oleh Ritchie Ned Hansel (The Sastro, Damascus) yang juga mendisain artwork Holy Noise sebelumnya.

Enam belas band yang ada di Ocean Blender yang patut diketahui orang banyak, dan mereka punya perjalanannya sendiri dalam melakukan apa yang mereka suka. Ocen Blender berisikan band-band lokal shoegaze dreampop senior seperti Themilo, Lass, Belladonna, Bleary Eyes, Sharesprings, hingga band-band terbaru seperti Dive Collate, Eyesun, Winona Dryver atau Allo Cables. Kompilasi Ocean Blender ibarat palet riuh bising penuh warna dari skena kecil lokal yang terus tumbuh. Blissful till the end.

Teks: Reza Raditya

Visual: Arsip dari Anoa Records

Fragmen Keinginan sheisjo di Nomor "OOE"

Solis asal Jakarta Chika Putri Bagaskara dengan moniker sheisjo telah melepas materi lagu berikutnya yang bertajuk “OOE” (15/08). Sedikit berbeda dari tiga single sebelumnya yang memiliki sound acoustic, “OOE” diracik...

Keep Reading

Inspirasi Film di Materi Teranyar Eastcape

Tahun 2021 lalu menjadi tahun yang bisa dibilang ‘manis’ bagi Eastcape karena di tahun tersebut mereka resmi memperkenalkan dirinya di kancah industri musik dengan menelurkan sebuah single dan Split EP...

Keep Reading

Bersama Ello dan Virzha, Dewa19 Rilis Ulang Materi Lama "Still I’m Sure We’ll Love Again"

Dewa19 melanjutkan perilisan karya-karya lama mereka dalam format baru. Kali ini, mereka merilis “Still I’m Sure We’ll Love Again”, sebuah lagu dari album Format Masa Depan yang aslinya menampilkan vokal...

Keep Reading

Langkah Berikutnya dari Bilal Indrajaya

Usai melepas beberapa materi singel dan album mini Purnama (2019) solis dari Jakarta, Bilal Indrajaya, akhirnya melanjutkan perjalanannya dengan meluncurkan karya terbarunya bertajuk “Saujana” lewat label rekaman legendaris yang kini...

Keep Reading