Nuansa Berbeda di Lagu Terbaru Reality Club

Selepas merilis nomor tunggal “I Wish I Was Your Joke” dan “You Let Her Go Again” , Reality Club, unit yang dihuni oleh  Era Patigo (drum), Iqbal Anggakusumah (gitar), Faiz Novascotia Saripudin (vokal dan gitar), Fathia Izzati (vokal dan keyboard), dan Nugi Wicaksono (bass) ini kembali dengan karya teranyarnya yang berjudul “Tell Me I’m Wrong”.

Bernuansa sinematik, lagu ini kabarnya merupakan sebuah karya yang sangat terinspirasi oleh film klasik bertema spionase, yang menampilkan warna balada dengan sentuhan rock dan orkestra 46-piece yang dibawakan oleh Budapest Scoring Orchestra, yang juga berperan dalam scoring banyak film terkemuka, seperti Squid Game dan Get Out.

Secara keseluruhan nomor “Tell Me I’m Wrong” menampilkan suara yang belum pernah ditemui di lagu-lagu Reality Club sebelumnya. Memanfaatkan vokal kuat yang dibawakan oleh Fathia Izzati, nada melodi grand piano, distorsi gitar, dan chamber orchestra.

“Tell Me I’m Wrong” sendiri adalah lagu tentang bagaimana rasanya ketika kita mengetahui jauh di lubuk hati kita bahwa kita ditakdirkan untuk bersama seseorang.” Ungkap Reality Club melalui siar pers. “Terlepas dari semua kesulitan dan perjuangan yang harus ditempuh, kita merasa yakin bahwa kita ingin bersama orang ini – bahkan ketika hubungan itu sendiri mulai membebani diri kita dalam banyak hal.” Sambungnya.

Selain dilepas dalam format audio, “Tell Me I’m Wrong” juga dikemas ke dalam video musik penuh aksi yang disutradarai oleh Agung Hapsah.Video musik ini juga menampilkan rangkaian animasi menawan yang dibuat atas kerjasama bersama Afterlab, sebuah studio animasi yang bergerak di bidang animasi 2D & 3D yang dikenal dengan karya-karya mereka dalam film Nussa dan iklan digital Disney Indonesia. Kolaborasi dengan Afterlab menjadi tonggak baru bagi Reality Club dalam mendorong batas interpretasi visual sebuah lagu melalui karya animasi sebagai video musik.

Reality Club merupakan band indie-rock asal Jakarta yang sudah terbentuk sejak tahun 2016. Selama perjalanan dalam karir bermusiknya, berbagai prestasi pernah mereka raih, salah satunya sempat meraih nominasi AMI (Anugerah Musik Indonesia) untuk kategori Best Newcomer di tahun 2018 dan Best Alternative Group di tahun 2018, 2020, dan 2021.

Sejak tahun 2019, jangkauan pendengar mereka kian luas. Berbagai panggung dibeberapa negara pernah mereka sambangi, seperti Tokyo, Malaysia, Singapura, dan Jeddah. Reality Club juga merupakan salah satu dari dua band perwakilan Indonesia yang terpilih dan dijadwalkan untuk tampil di South By Southwest (SXSW) di Austin, Texas, Amerika Serikat.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Reality Club

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading

Single Teranyar eleventwelfth Yang Menuju Album Terbaru

eleventwelfth hanya membutuhkan satu bulan untuk merilis single terbaru yang diberi tajuk “every question i withhold, every answer you never told” setelah sebelumnya melepas “(stay here) for a while” dari...

Keep Reading