Nuansa Baru dalam Singgel Pembuka Album Mini Holy City Rollers

Sebulan menjelang merilis album mininya, Holy City Rollers melepas sebuah singgel dengan judul “Blister”. Unit revivalis garage rock asal Jakarta ini mengaku bahwa ada perubahan gaya bermusik dalam lagu baru ini dibanding karya-karya mereka sebelumnya. “Di mana secara aransemen dan sound Holy City Rollers seperti menemukan rumah baru yang membuat mereka lebih tajam,” tulis mereka dalam keterangan pers.

Perubahan dari segi pilihan nada dalam musik memang sedikit terasa. Sebagai band titasan The Strokes dan band-band berawalan “The” dan berakhiran “s” lainnya, bebunyian Holy City Rollers membangkitkan nostalgia 2000-an. Namun, pada rilisan sebelumnya, terutama album perdana First Chapter of Allordia, kalau bisa dimisalkan dalam lagu The Strokes, mereka lebih banyak mengambil sisi mayor, seperti dalam lagu “Hard to Explain” atau “Is This It”. Dalam “Blister”, Holy City Rollers mengambil sisi minornya, seperti dalam lagu “Reptilia” atau “Juicebox”.

“’Blister’ itu bercerita tentang kehidupan banyak orang di era sekarang yang sangat monoton, terpola, dan mungkin membosankan banget, sebuah kesimpulan dari kebutuhan untuk tetap hidup di dunia industri sekarang ini. Semuanya harus terukur dan pasti, hingga kadang tidak ada ruang buat berpikir di luar pola yang ada atau sering dianggap seharusnya,” komentar Mesa Sinaga, pentolan Holy City Rollers sekaligus penulis utama “Blister” tentang apa pesan utama di lagu ini dalam keterangan yang sama. “Namun ya kita tetap menyampaikan juga dengan perspektif kita sebagai band, bahwa sebenarnya ada opsi lain buat tidak terjebak di pola seperti itu, ada solusi yang kita kemukakan di lagu kita, bukan hanya gambaran permasalahannya saja.”

Mesa mengaku mendapat inspirasi lagu ini dari sebuah film karya sutradara Prancis, Michel Gondry. “Mungkin sedikit banyak inspirasi gue dalam mengeksplor tema ini muncul setelah nonton film Is The Man Who Is Tall Happy karya Michel Gondry tentang seorang filsafat asal Amerika, Noam Chomsky,” jelas Mesa.

Album mini Holy City Rollers mendatang, Evolve, akan dirilis pada 29 November. Ini merupakan kelanjutan dari nomor tunggal mereka 2018, Chivalry. Album mendatang diharapkan memperpanjang napas band yang berjaya di potongan kedua 2000-an ini. Holy City Rollers lumayan mendapat perhatian saat merilis First Chapter of Allordia pada 2007. Beberapa waktu lalu, album tersebut baru saja dirilis ulang.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Holy City Rollers

Scaller Meneruskan Perjalanan Dalam "Noises & Clarity"

Album yang ditunggu-tunggu akhirnya resmi dirilis. Adalah “Noises & Clarity” yang merupakan album studio kedua Scaller yang dirilis melalui Golden Robot Records & Archangel Records (23/09). Album ini diproduksi sendiri...

Keep Reading

Merayakan Festival Industri Kreatif Tahunan Selama Tiga Pekan

M Bloc Fest merupakan festival industri kreatif tahunan yang kali ini menampilkan beberapa bidang seperti musik, seni, desain dan literatur yang diadakan oleh M Bloc Entertainment. Ajang ini sekaligus merayakan...

Keep Reading

Album Naif Bocor?!

Dan terjadi lagi.. Ya, terjadi lagi kabar yang cukup mengejutkan: album dibocorkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini datang dari unggahan instastory mantan drummer Naif, Pepeng, yang menuliskan...

Keep Reading

Teror Dari Tore Up

Memasuki 2022, satuan Violent/Chaotic Hardcore yang tergabung dalam Tore Up melepas peringatan dalam bentuk 2 track tergelapnya. Adalah “Drowning” dan “Nothingness” yang menjadi semacam perkenalan sekaligus awal perjalanan mereka mengarungi...

Keep Reading