Nuansa Anime di Karya Terbaru Moon Beams

Inspirasi untuk membentuk sebuah band bisa datang darimana saja, termasuk dari sebuah  anime. Jika kalian pernah menonton anime lawas berjudul BECK tentu tak akan asing dengan original soundtrack-nya bertajuk Moon Beams. Mengadopsi nama yang sama, unit rock alternatif rock bernama Moon Beams dari kota Palu baru-baru ini telah memperkenalkan karya terbarunya. Mereka baru saja (17/06) merilis sebuah single baru dengan titel “Labyrinth Page.”

Menurut Moon Beams, nomor ini berkisah tentang sepasang sahabat yang akan terpisah karena salah satu dari mereka terkena penyakit dan tidak bisa diselamatkan lagi. Dari situ, mereka mengingat kembali masa masa di saat bersama, saling berbagi cerita, dan sangat dekat sehingga mereka tidak bisa melepaskan satu sama lain. Mereka merasa seperti terjebak dalam sebuah labirin dan tidak bisa keluar lagi karena saling ketergantungan.

“Lirik dalam lagu ini sebenarnya terinspirasi setelah Anastasya menonton kembali serial anime “You Lie in April”, tapi sudut pandang tokoh laki laki diubah menjadi perempuan yang menjadi sahabat dekatnya.” terang Moon Beams

Dari sisi musiknya sendiri Chaidir banyak terpengaruh oleh musik-musik yang datang dari Asia, terutama band Jepang seperti L’Arc~en~Ciel, Back Number dan juga Spitz.

Sedikit tentang Moon Beams. Unit yang dihuni oleh Anastasya Pratiwi (Vokal), Muhammad Chaidir (Gitar), Adhitya Soerya Yoga (Bass), Herlambang Bagaskhara Putra (Drum) dan Radinal Mukti (Gitar) initerbentuk di bulan Januari 2020. Lewat karya-karyanya mereka mencoba untuk berkarya dengan warna musik yang relatif baru dan segar di Kota Palu. Lirik lagu yang dituliskan secara ringan sebagian besar diambil dari keresahaan mereka yang kemudian dikemas menjadi sebuah lagu.

Nama Moon Beams sendiri terinpirasi dari salah satu judul original soundtrack dari Anime lawas BECK, dari situ band ini mengusung genre Japanese Alternative Rock dalam bermusik. Kabarnya saat ini, Moon Beams sedang dalam tahap mengumpulkan materi lagu untuk persiapan album penuh. Bagaimana karya-karya mereka selanjutnya? Kita nantikan saja.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Moon Beams

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading

Plvmb Memulai Debut Dengan Blue

Bandung kembali memiliki kuintet indiepop yang terdiri dari Vina Anesti (Vokalis), Azka Aulia Rachman (Bass), Diaz Febryan (Drum), Salman Wahid Putra Kamaludin (Gitar), Irfan Zahid Abdussallam  (Gitar). Mereka tergabung ke...

Keep Reading

Superglad Yang Kembali Melangkah

Superglad adalah band yang namanya tidak perlu lagi dipertanyakan di kancah musik tanah air. Setelah diterpa berbagai permasalahan yang sempat terjadi di dalam tubuh mereka, band yang terbentuk sejak tahun...

Keep Reading