Nostalgia Nintendo dalam Klip Video Barawinda

Sabtu (18/9) kemarin, Barawinda telah merilis klip video untuk tembangnya, “Efektiva Lamp“. Klip tersebut dibuat dengan animasi pixel art yang membawa nuansa gim-gim Nintendo, khususnya era NES dan SNES. Kalau Anda menghabiskan masa kecil dengan memainkan Megaman, Teenage Mutant Ninja Turtles, dan platformer-platformer aksi semacam itu, Anda akan sedikit bernostalgia saat menonton klip “Efektiva Lamp” ini.

Klip video dibuka dengan layar seperti start screen gim-gim pada masanya, diiringi dengan “Efektiva Lamp” yang dibuat menyerupai bebunyian 8-bit. Pada intro lagu, klip pun menjelaskan latar belakang cerita yang ditampilkan seperti cerita selipan Megaman. Winda City, latar utama klip, yang damai diserang oleh seorang badut untuk kesenangannya semata. Setelah Winda City, badut itu juga berlanjut menyerang seluruh dunia.

Setelah vokal masuk, akhirnya gim pun dimulai. Karakter yang tampak seperti Barawinda pun masuk ke layar dan menghajar beberapa minion dengan tinjunya. Lalu, ia melawan si badut pengganggu dengan bar HP yang jauh melampauinya. Namun, ia berhasil mengalahkan si badut. Sebelum, si badut pengganggu kabur, ia memberikan sekotak hadiah berisi kostum koboi. Itu adalah akhir dari stage pertama. Di stage-stage setelahnya, karakter utama berpindah dari dunia wild west ke hutan Jepang hingga melakukan pertarungan di udara.

Format animasi pixel yang digunakan dalam klip ini lumayan memanjakan mata. Hal serupa pernah dilakukan The Upstairs untuk nomor “Semburat Silang Warna ” 2018 silam.

“Efektiva Lamp” sendiri merupakan salah satu bagian dari EP Barawinda, Segalabu, yang dirilis pada 2019. Bersama EP tersebut, solois asal Pangalengan ini memasukkan tiga lagu lain, yaitu “Austin”, “Livana”, dan “Monopoly”. “Efektiva Lamp” sendiri merupakan trek penutup dari Segalabu.

Barawinda dibantu oleh kolektif kreatif asal Bandung Barat, Sun Structure. Kedua pendiri Sun Structure, Fadel Muhammad dan Ilham Saputra, turun langsung untuk membantu Barawinda mengerjakan klip untuk “Efektiva Lamp” ini. Fadel berperan sebagai sutradara sekaligus editor, Ilham bertanggung jawab atas animasi, sedang jalan cerita dibuat oleh Fadel, Ilham, dan Barawinda bersamaan.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Instagram/barawindaa

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading