Ngebut! Lomba Sihir Rilis Single Kedua ‘Apa Ada Asmara’

Bagi beberapa orang, kota dan asmara punya tempatnya tersendiri di lubuk hati dan lintasan pikiran, sepertinya lagu cinta yang melibatkan kota akan sangat relevan bagi seseorang yang hampir membuka aplikasi kencan online dan klik ‘lihat sekitar’ ketika datang ke suatu tempat, geser kanan, dan geser kiri, lalu cocok, begitulah algoritma menentukan ritme kencan manusia hari ini. Jodoh tidak serta merta bisa diciptakan, namun harus dikejar dan dicari, bisa di aplikasi, di pagar berduri bahkan di lantai dansa sebuah party.

Sebuah grup all-star dari Sun Eater, Lomba Sihir baru-baru ini melayangkan sebuah pesan untuk bergegas mengejar jodohmu melalui single kedua “Apa Ada Asmara”. Itu adalah lagu tentang wanita yang mencari cinta di Jakarta, kata Udu yang menulis lirik dan menjadi vokalis utama di lagu tersebut. “Gue membayangkan momen awal kuliah, dan otak lugu gue hanya berpikir bagaimana gue bisa mendapatkan cinta di tempat dan usia ini.” Selain menulis lirik dan menjadi vokalis utama, Udu juga menciptakan draf awal lagu ini berdua dengan Tristan dalam waktu kurang dari satu jam. “Pas sebagian besar Lomba Sihir lagi nggak ada, tahu-tahunya lagu ini dibikin berdua,” kata Enrico.

Suasana disko yang dipersembahkan Lomba Sihir di “Apa Ada Asmara” juga memberi kesempatan bagi para anggotanya untuk mencoba hal baru maupun menyalurkan kreativitas yang belum kesampaian. “Ini lagu yang genrenya gue belum pernah coba masuki, tapi ternyata gue sangat senang hasilnya,” kata Tristan. Sedangkan menurut Rayhan, “Lagu ini kanvas yang seru banget untuk gue masukkan isian gitar yang selama ini ingin gue mainkan tapi belum ketemu proyek yang tepat.”

Selain untuk menunjukkan keanekaragaman musik yang mereka ciptakan, terpilihnya “Apa Ada Asmara” sebagai single kedua Lomba Sihir juga bertujuan untuk menegaskan bahwa mereka tak sekadar grup pengiring Hindia seperti saat awal terbentuk di tahun 2019. Kini, Lomba Sihir adalah band dalam arti sesungguhnya yang memberi ruang sama rata bagi semua anggotanya untuk mendapat sorotan, termasuk sebagai vokalis. “Lagu ini menjadi single kedua Lomba Sihir karena beda banget, dan enggak ada gue bernyanyi di bagian yang signifikan,” kata Baskara yang ikut mengisi vokal latar. “Dan biar enggak ada pertanyaan, ‘Bedanya Hindia dan Lomba Sihir apa?’

Lomba Sihir terhitung sangat ngebut dan produktif karena belum lama ini telah merilis single pertamanya ‘Hati dan Paru-paru’.

Kalau “Hati dan Paru-Paru”, single pertama Lomba Sihir yang beredar pada 26 Februari lalu, mengajak untuk “kenakan sepatu terbaikmu”, maka “Apa Ada Asmara” seolah-olah mendorong untuk membawa sepatunya ke lantai dansa. “Disko sambil cari jodoh di Melawai kayaknya seru pas zaman bapak-bapak dulu. Nah, ini yang coba dihadirkan di produksinya,” kata Tama tentang penggarapan lagu tersebut.

 

Teks: Alkadri

Visual: Arsip dari Lomba Sihir

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading