"Negative Thoughts", Album Berhulu Ledak Milik Maio

Maio baru saja melepas album diberi tajuk Negative Thoughts Jumat (10/9) lalu. Kumpulan berandalan Kota Kembang ini merilis perdana mereka dalam bentuk kaset pita.

Negative Thoughts berisi delapan trek yang, mereka akui, mencampurkan unsur “hardcorepunk, crust, d-beat sampai benang merah rock n’ roll paripurna secara musikalitas”. Salah satu trek dalam album tersebut merupakan gubahan ulang dari salah satu tembang entitas punk legendaris, Dead Kennedys.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh ???? (@maio_____)

Proses produksi ini dibilang cukup lama, tujuh bulan, sejak Juli 2019 hingga Januari 2020. Alasannya bukan karena mereka ambisius menggarap Negative Punk. Memang mereka saja yang kelewat bandel, kalau ditilik dari jawaban mereka.

“Kami sempat mangkrak karena beberapa alasan, salah satunya kendala personal saya pribadi yang perlu memakan waktu sampai enam bulan, sehingga harus ditarik ke kampung halaman. Yang pada akhirnya berdampak ke pergerakan band ini, serta yang paling utama dari segi finansial yang tidak memungkinkan untuk merilis album ini secara mandiri,” ujar sang gitaris, Valard.ss, dalam keterangan pers. “Selain itu, kami lebih memilih mabuk-mabukan dan bersenang-senang daripada melaju cepat agar album ini cepat rilis,” tambah Kikim si pembetot bas.

Kedua orang tadi juga adalah yang bertanggung jawab untuk segi visual. Sampul Negative Thoughts dieksekusi langsung oleh Valard.ss dan Kikim.

Aziz (vokal), Valard.ss (gitar kanan), Abuy (gitar kiri), Kikim (bass), dan Wisong (drum) mencoba mengangkat apa yang terjadi di sekitar mereka dalam sisi lirik kedelapan trek di album mereka. Kikim, yang mendominasi penulisan lirik, mengaku memang terpapar langsung oleh apa yang ia bahas di lirik.

“Saya banyak menulis hal yang terjadi di sekitar, karena memang saya pribadi terpapar isu-isu tersebut dalam setiap harinya. Dari ocehan-ocehan klise yang kerap terlontar di tongkrongan, sampai ke tatanan sosial yang makin hari makin tak lazim menurut saya pribadi. Untuk sisanya, merupakan kontribusi Azis lebih fokus ke problematika yang terjadi di ruang lingkup skena. Namun, kami tidak mengharapkan perubahan apapun dari materi yang kami tulis, karena kapasitas kami tidak setajam itu,” jelas Kikim.

Sebelum merilis Negative Thoughts, Maio sudah lebih dulu memperkenalkan musik melalui dua single, “Circle Jerks” dan “The Justice Trap” tahun lalu.

Negative Thoughts kini baru tersedia dalam bentuk fisik. Maio menawarkan dua pengemasan untuk album tersebut, versi bundle pack
berisi kaset, stiker, pin button 1 inci, cup popcorn, kacamata 3D dan poster A2, kemudian versi reguler yang hanya berisikan kaset pita tunggal, dengan harga bundle pack Rp95.000 dan versi reguler seharga Rp60.000.

Teks Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Maio

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading