Nath dan Keinginannya Untuk Terus Berkarya

Keadaan seperti sekarang, nampaknya tak menyurutkan niat para seniman untuk terus berkarya. Salah satunya datang dari solois anyar asal Jakarta. Namanya adalah Natashya Claudia, atau yang akrab dipanggil Nath. Dara kelahiran 11 Desember ini sepertinya meneruskan bakat musik yang dimiliki oleh keluarganya. Minatnya bermusik sudah tumbuh sedari kecil, hingga mengasah diri dengan terlibat dengan berbagai band, dan kegiatan bermusik lainnya. Petualangannya dalam dunia musik ternyata mampu membawa dirinya hingga ke tahap saat ini.

Bermodal pengalaman saja dalam dunia musik, tak serta merta membuat seseorang bisa bertahan begitu saja. Begitu pun dengan Nath, tercatat dirinya sempat vakum selama hampir dua tahun dikarenakan kesibukan dalam pekerjaan. Namun, beberapa orang memang sering kali tidak bisa melepaskan diri dari apa yang sudah dibangun sejak jauh hari. Hal itu juga turut dirasakan olehnya. Merasa bahwa musik adalah passion yang terus tumbuh berkembang di dalam dirinya, keputusan untuk kembali ke dunia musik pun tak bisa dibendung.

Bukan mainnya, berkat dorongan dari orang terdekat yang selalu memberikan semangat serta masukan, hadirlah sebuah mini album darinya yang berjudul A Step. Di mini album ini, dirinya menghadirkan 6 lagu yang semuanya terinspirasi dan mengangkat cerita tentang cinta dan juga kehidupan. Bila ditafsirkan satu per satu, setiap judul yang ada akan seperti ini maknanya;

  • “You Can’t”, menceritakan tentang inginnya menjadi seseorang yang tetap bisa mandiri dan tidak terlalu tergantung dengan pasangan.
  • “When I Saw You”, tentang berbagai perasaan yang muncul ketika sedang jatuh cinta dan kembimbangan untuk mengungkapkannya.
  • “Change”, mengenai bagaimana kehidupan mau tidak mau harus memaksa kita untuk keluar dari zona aman dan nyaman, mau berubah dan untuk menemukan jati diri kita.
  • “About You”, tentang titik terendah dalam hidup, mengenai menyerah dan putus asa, namun perlahan-lahan dipulihkan oleh berkah Yang Maha Kuasa.
  • “Stronger”, menceritakan tentang seseorang yang menjadi lebih kuat dan bijaksana, setelah melalui banyak kegagalan dalam cinta.
  • “Tell Me”, kesedihan dan patah hati karena ditinggalkan dalam kesendirian.

Keenam lagu itu diciptakan olehnya dan turut dibantu oleh adiknya dalam hal penulisan lirik. Serta untuk produser, aransemen dan produksi musik, dirinya dibantu oleh Gerry Anake. Musik yang terdapat di mini album A Step banyak terinspirasi dari musisi pop RnB era 1990-an seperti K-Ci & JoJo, TLC, Blackstreet, Daniel Caesar, India Arie, dan Moonchild. Bagi Nath, hadirnya mini album ini selain bisa membagi cerita hidupnya kepada pendengar musiknya, ia juga berharap bisa memanjakan telinga siapapun yang mendengarkannya.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Nath

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading