Nada Siasat: An Elegy.. Hormat Kami Untuk Eben 'Burgerkill'

Kabar duka kembali mengerubungi belantika musik tanah air. Gitaris sekaligus penggerak unit metal Burgerkill, Aries Tanto atau yang akrab di sapa Eben telah pergi meninggalkan kita semua, ia menghembuskan nafas terakhirnya Juma’at (03/09) di RS Bungsu, Bandung.

Informasi mengenai wafatnya gitaris Burgerkill tersebut secara resmi diumumkan oleh akun Instargram Burgerkill secara langsung.

“Bismillahirrahmaanirrahim, innalillahi wainnalaihi raaji’un, telah pergi meninggalkan kita semua Bapak Aries Tanto a.k.a Eben Burgerkill, hari ini, 3 September 2021 pukul 16:15. Almarhum meninggal dunia dengan tenang di Bandung.” Tulis dalam postingan Burgerkillofficial.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by BURGERKILL (@burgerkillofficial)

Tentu kabar kepergiannya ini menjadi duka bagi kita semua, terkhusus bagi para pecinta musik ekstrim di Indonesia. Sosok Ebenz tak pernah alfa dari perbincangan tentang perkembangan musik keras. Bersama band-nya Burgerkill, Ebenz perlahan berhasil membawa ranah musik metal ke taraf yang lebih jauh.

Selama mengarungi belantara industri musik bersama Burgerkill, Ebenz telah membuahkan banyak prestasi. Diantaranya, Burgerkill pernah dinobatkan sebagai Best Metal Productions di AMI Awards untuk album Berkarat pada tahun 2004, hingga Metal Hammer Golden Gods Awards untuk kategori Metal As F*ck di tahun 2013 lalu.

Bukan hanya itu, Burgerkill pun mendapat pengakuan sebagai salah satu band metal terbaik sepanjang masa dari majalah ternama Metal Hammer. Apresiasi global juga mereka capai dengan menjajal panggung-panggung di luar negara, seperti Big Day Out dan Soundwave di Australia, Wacken Open Air di Jerman, Bloodstock Festival di Inggris, hingga menggeber tur ke Eropa dan Amerika Serikat. Pencapaian yang tidak bisa dipandang sebelah mata, dan jelas membutuhkan kerja keras.

Ebenz kini sudah tiada, do’a pun mengalir deras dari berbagai kalangan, tak terkecuali para Begundal (fanbase Burgerkill), musisi, dan para kerabatnya. Pun kami, segenap tim redaksi Siasat Partikelir turut berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk keluarga yang ditinggalkan, juga keluarga besar Burgerkill. Keep Strong and True Megabenz!

Untuk menghormati kepergian beliau, kami menghadirkan 10 lagu Burgerkill yang menjadi favorit almarhum, yang ia pilih dan bagikan secara langsung satu tahun lalu tepat ketika Burgerkill menginjak usia ke 25 tahun.

Untuk artikel dan deskripsi lengkapnya bisa kalian baca di sini.

Teks: Siasat Partikelir
Visual: Arsip dari Rock in Celebes

Tentang Syukur dan Hidup yang Tak Tertebak di Lagu Terbaru Alahad

Beranjak menjadi solis, Alahad, moniker dari Billy Saleh yang sebelumnya dikenal sebagai gitaris dari band rock-alternative Polka Wars akhirnya kembali melanjutkan perjalanannya. Kali ini ia melepas sebuah nomor tunggal teranyar...

Keep Reading

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading

KIAMAT Bagi Rekah di Album Perdananya

Sejak kemunculannya di medio 2015 lalu, unit skramz/blackgaze Rekah sudah mencuri perhatian dengan materi-materi musiknya. Tujuh tahun berlalu, bertepatan dengan Hari Buruh Internasional yang jatuh di awal Mei 2022 lalu,...

Keep Reading