Murf. Berbicara Kesenjangan Generasi di Single Terbarunya

Apa yang terlintas di pikiran bila mendengar kata generation gap? Pastinya langsung terpikir ke sebuah perbedaan maksud antara generasi satu dengan yang lain perihal keyakinan maupun nilai-nilai. Biasanya ini terjadi antara yang tua dan muda. Disadari ataupun tidak, fenomena ini sangat sering terjadi di dalam kehidupan sehari-hari orang banyak. Yang paling dekat adalah dan sering kali kita temui adalah perbedaan pandangan makna kehidupan dari hubungan orang tua dan juga anak.

“No Future”, itulah dua kata yang kemudian dijadikan Murf. sebagai judul dari single terbarunya. Murf. yang adalah moniker dari Zata Mikail ini terakhir kali merilis sebuah single yang berjudul “Liberated” adalah di bulan Agustus 2019 silam. Lama tak terdengar, dirinya pun kembali lagi dengan sebuah karya kolaborasi. Kali ini, Panji Negoro yang diajak untuk berduet. Panji sendiri adalah seorang rapper sekaligus produser asal Jakarta Selatan yang tampil dengan moniker, Negoro.

 

 

Di dalam single kolaborasi ini, Murf. bersama Negoro mencoba untuk selalu mencoba keluar dari kotak yang dinamakan genre. Di “No Future”, nuansa hip-hop dan barisan rima berpuisi melebur dengan musik yang sedikit menyiratkan aura Gorillaz. “No Future” bercerita tentang kesenjangan dari generasi yang berbeda dan acap kali dirasakan oleh dirinya dan Panji. “No future, no culture,” kata Murf tentang persepsi orang tentang tidak adanya masa depan atas penerapan dari apa yang sedang ia lakukan.

“Tadinya sih gue pengen ini jadi rekaman rock, soalnya bassnya sudah dikasih fuzz sana sini, tapi begitu sample flute di intro gua masukin kok ya jadi berasa hip-hop banget, jadi langsung kepikiran buat ngajak Negoro nge-rap di lagu ini, ya hip-hop ala Murf. lah ya rada alternative gitu,” ujar Zata, sosok dibalik moniker Murf.

You hear me G? you can stop sh*tt*n’ on gen z, see around this aint bout who sees the sun first,” kata Negoro yang resah karena sering kali dianggap sebelah mata oleh ‘boomer’ dengan pandangan kolot mereka.

Single kolaborasi ini sendiri telah dirilis pada 29 Mei kemarin, dan akan menjadi rentetan single terakhir dari Murf. sebelum nantinya ia merilis mini album pertamanya dalam waktu dekat. Sambil menunggu, mari simak “No Future”.

 

 

Teks: Adjust Purwatama

Visual: Arsip dari Murf.

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading

Plvmb Memulai Debut Dengan Blue

Bandung kembali memiliki kuintet indiepop yang terdiri dari Vina Anesti (Vokalis), Azka Aulia Rachman (Bass), Diaz Febryan (Drum), Salman Wahid Putra Kamaludin (Gitar), Irfan Zahid Abdussallam  (Gitar). Mereka tergabung ke...

Keep Reading

Superglad Yang Kembali Melangkah

Superglad adalah band yang namanya tidak perlu lagi dipertanyakan di kancah musik tanah air. Setelah diterpa berbagai permasalahan yang sempat terjadi di dalam tubuh mereka, band yang terbentuk sejak tahun...

Keep Reading