Meriahkan Latar Zoom Kalian dengan Kreasi Tiga Animator The Simpsons

Saat World Health Organization (WHO) mengeluarkan pernyataan resmi yang mengatakan bahwa virus corona adalah sebuah pandemi global, banyak negara yang kemudian mengambil tindakan demi menyelamatkan warga negaranya. Tindakan tersebut bisa kita rasakan dampaknya hingga kini, banyak tempat umum ditutup, sekolah, perkantoran dan semua kegiatan ditutup untuk mencegah pandemi ini berkembang lebih lanjut. Para pekerja tidak dianjurkan tidak melakukan aktivitas di kantor dan hadirlah istilah work from home atau WFH massal yang dilakukan hampir di semua negara yang terdampak wabah ini.

Lalu, untuk menyiasati kegiatan selama masa work from home, berbagai aplikasi pun turut digunakan untuk menjaga produktivitas. Dari beragam aplikasi yang digunakan, salah satunya adah Zoom. Aplikasi ini membuat komunikasi jarak jauh bisa berjalan dengan praktis, efisien dan nilai tambahnya adalah aplikasi ini memiliki banyak fitur yang membuat pertemuan online bisa lebih nyaman. Dengan menyebarnya wabah CoViD-19 yang bisa dibilang mampu melumpuhkan hampir seluruh dunia, aplikasi Zoom telah menjadi alat komunikasi bagi yang bekerja dari rumah untuk tetap berhubungan dan melanjutkan alur kerja harian.

Agar semua kegiatan di Zoom lebih berwarna, berbagai seniman visual telah membuat latar khusus dengan beragam desain yang tentu saja sesuai ciri khas mereka. Selain seniman, Studio Ghibli juga mencoba untuk membuat hal serupa dengan menghadirkan 12 latar berbeda berdasar film-film ikonik milik mereka. Mengikuti jejak seniman dan studio lain, kini Mashable mengajak 3 orang kreator dari seri kartun yang juga telah menjadi ikon budaya pop kultur, yaitu The Simpsons. Ketiga kreator ini adalah Brad Ableson, Mike Atniel, dan Ryan Rivette.

 

“Steamboat Homie” kreasi Mike Atniel (Mashable)

 

Ketiganya menghadirkan latar yang berbeda-beda. Seperti Ableson yang menggambarkan sebuah latar seperti yang ada di Zoom, dengan menampilkan sembilan karakter dari seri ini. Terlihat di gambar tersebut hadir Homer yang sangat lesu, Barney yang bersendawa, dan banyak lainnya. Sedangkan versi Steamboat Homie milik Atniel lebih menampilkan gambar klasik hitam dan putih yang dicampur dengan adegan dari film Disney berjudul Steamboat Willie pada tahun 1928. Untuk versi milik Rivette, dirinya menghadirkan sebuah gambar yang berbentuk storyboard yang diberi sentuhan artistik yang cukup unik. Latar Zoom miliknya tersebut sengat menggambarkan dengan jelas sebuah visual dari komik strip dan penuh dengan detil kecil yang sempurna.

“Saya membutuhkan lebih dari satu karakter untuk menyeimbangkan komposisi ini, agar apa yang saya hadirkan bisa disukai oleh para penggemar fanatik dari seri ini.” Jelas Ableson yang dilansir dari situs Mashable.

“Suatu hal yang sangat luar biasa bisa bekerja dengan keluarga kedua (The Simpsons) yang telah membesarkan nama saya. Jelas apa yang saya kerjakan, sangat saya cintai. Banyak waktu luang yang saya habiskan untuk membuat berbagai fan art dan membagikannya kepada orang-orang yang juga sangat cinta dengan keluarga dari seri ini.” Terang Atniel yang dilansir dari situs Mashable.

 

Kreasi latar Zoom dari Brad Ableson

 

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip sea.mashable.com

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading