Merayakan Satu Dekade Grimloc Records

Bagi sebuah label rekaman independen adalah hal yang istimewa bila eksistensinya bisa bertahan menembus waktu, dan lebih luar biasa lagi bila katalog rilisan musiknya pun mencerminkan kerja produktif dan kurasi yang tidak sembarangan. Salah satunya adalah Grimloc Records yang bermarkas di Bandung.

Sebagai bentuk penghormatan untuk Grimloc Records yang merayakan satu dekade sepak terjangnya di tahun 2020 ini, redaksi Siasat Partikelir memilih lima rilisan yang wajib dicicipi dari katalog Grimloc Records yang beragam varia genre.

SSSLOTHHH Phenomenon (2013)
Album dari unit post-metal asal Bandung ini adalah rilisan debut yang sangat menjanjikan secara sonikal; berat dan tak bisa dianggap enteng.

TARING Nazar Palagan (2014)
Melebur hardcore punk dan groove metal dengan intensitas yang pas, album ini adalah rilisan musik yang akan menghamburkan agresi tepat di depan mukamu.

FLUKEMINIMIX Between Spaces Into Space (2015)
Meramu dengan sedemikian rupa musik instrumental yang membangun ambient tanpa mau terperangkap dalam definisi genre, rilisan ini bisa dibilang memberi warna dalam katalog Grimloc Records.

KROWBAR Swagton Nirojim (2018)
Album dari MC slebor nan swag tanpa berusaha keras untuk menjadi badass. Bait dan rima dekaden yang nakal dan sarkastik. Sang Iblis leksikon tahu apa yang dilakukannya.

MORGUE VANGUARD x DOYZ Demi Masa (2018)
Kolaborasi dua MC hip hop lokal yang melahirkan salah satu album terbaik dari ranah hip hop tanah air. Nuff said.

Teks: Farid Amriansyah

Visual Utama: Arsip Grimloc Records

Visual Sampul Album: Arsip Redaksi Siasat Partikelir

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading