Merayakan 24 Tahun Perjalanan Bermusik, Shaggydog Rilis Buku Biografi

24 tahun perjalanan bermusik bukanlah waktu yang sebentar. Pasti ada begitu banyak cerita di balik perjalanannya, dan menuangkannya ke dalam buku adalah ide cerdas. Seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh Shaggydog. Untuk menandai usianya yang ke 24 tahun, dipenghujung tahun 2021 lalu, akhirnya mereka resmi merilis buku biografi yang berjudul Shaggydog – Angkat Sekali Lagi Gelasmu Kawan.

Di tulis oleh Ardhana Pragota (eks jurnalis Kumparan), setidaknya buku setebal 150 halaman ini banyak merangkum tentang karir perjalanan Shaggy Dog sampai cerita-cerita personal para personil. Mulai dari era kegamangan Heruwa ketika pindah dari hiruk pikuk pesta pora-nya Bali ke atmosfer kebudayaan kota Yogyakarta yang tenang, kisah pertemuan anak – anak SMA yang kemudian menjadi cikal bakal Shaggydog, era keemasan Ska sampai kebangkrutan dan kebangkitan Shaggydog dikupas tuntas di buku ini.

Selain menghadirkan perjalanan dalam sebuah teks, buku ini juga memuat visual berupa foto koleksi pribadi yang sebagian besar belum pernah dipublikasikan. Digaetlah dua seniman yang kompeten dalam hal fotografi sebagai kurator foto tersebut yaitu Angki Purbandono dan Agan Harahap.

Buku ini terbagi dalam 4 bab: Rude Boy, Boom Ska, Bersinar dan Masih Bersama dimana masing – masing babak menceritakan era penanda perubahan karier serta ditambah bonus session menganalisa Shaggydog melalui data. Pada bagian analisa, Pragota bekerjasama dengan ilmuwan data, Tyas Nuur Kholish, untuk meneliti musik Shaggydog menggunakan teknologi data science sehingga secara matematis menghasilkan telaah paduan argumen musik secara kuantitatif.

       Baca juga: Video Klip dan Rilisan Buku untuk Merayakan Ulang Tahun Shaggydog ke-24

Di akhir tahun lalu, tepatnya tangga 29 Desember 2021, launching perdana buku ini telah sukses diselenggarakan di Prambanan Jazz Cafe berupa diskusi bedah buku bersama moderator Annisa Hertami dengan pembicara Ardhana Pragota beserta Shaggydog. Tidak berhenti disitu saja, sebuah konser launching di awal tahun dan tour antar radio juga sedang digodok untuk mempromosikan buku tersebut.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari DoggyHouse Records

Catatan Perjalanan Rich Brian di Album Mini Brightside

Rapper, penyanyi serta produser asal Indonesia, Rich Brian baru-baru ini resmi merilis album mini terbarunya yang bertajuk Brightside. Lewat album mini berisi 4 lagu ini Rich Brian mengatakan bahwa Brightside merupakan...

Keep Reading

Keseruan Selanjutnya di Soundhead Gig Vol. 3: Parsing Echoes

Tak bisa dipungkiri, pandemi yang terjadi beberapa tahun terakhir telah berhasil meluluhlantakan berbagai lini industri hiburan, tak terkecuali industri pertunjukan musik. Namun, ditengah tantangan yang ada, para pelaku industri terus...

Keep Reading

Kisah Cinta di Balik Pertunjukan Musik dari The Rang-Rangs

Trio punk rock asal Bekasi, The Rang-Rangs, kembali melanjutkan cerita asmaranya yang tak konvensional. Dalam materi terbarunya kali ini The Rang-Rangs mencoba mengangkat cerita persoalan jatuh hati di arena pertunjukan...

Keep Reading

Album Tersembunyi Mendiang January Christy Akhirnya Dirilis

Di era ‘80-an, tak sedikit orang yang mengidolakan January Christy. January Christy merupakan penyanyi pop jazz Indonesia yang unik. Range vokalnya tidak lebar, namun suaranya yang berat memberikan kenyamanan dan...

Keep Reading