Merapal Isi Kepala Hursa Melalui Single ‘Ruang Tanpa Jenjang’

Jika berbicara tentang perkembangan musik di Indonesia, bukankah kita bisa sepakat bahwa musisi di negara tercinta ini menyuguhkan banyak karya yang berwarna dalam segi konsep musik. Begitupun dengan Hursa, yang terinspirasi dari sebuah buku puisi yang akhirnya dijadikan sebuah nama untuk menyatukan empat musisi. “Hursa” sendiri artinya ucapan ‘penyemangat’ penunggang kuda untuk memacu kudanya agar berlari lebih cepat. Berangkat dari filosofi itu, kuartet asal Jakarta ini bermimpi untuk dapat terus berlari ke arah yang lebih baik, yang dicita-citakan, di luasnya jagat industri musik Indonesia.

 

Hursa yang digawangi  Gala pada vokal dan keyboard, Pandji pada gitar, Goldy pada drum, dan Irvan pada synth merangkap synth bass ini, merilis single teranyarnya Setelah melepas dua singel pembuka untuk album keduanya, kini Hursa kembali dengan lagu terbaru yang akan mengisi album mendatang. Lagu ini diberi judul Ruang Tanpa Jenjang”. Melalui lagu ini mereka ingin mengeluarkan isi kepala mereka tentang tanggapan lingkungan terdekat akan pilihan mereka menjadi musisi. Sebagian kerabat mereka mempertanyakan tentang apakah yang dicari dari pekerjaan sebagai musisi, dimana bisa dikatakan tidak mempunyai “jenjang” seperti pekerjaan pada umumnya. Hursa juga ingin menyampaikan bahwa mereka memiliki caranya sendiri untuk menikmati makna hidup dan dan keyakinan akan pilihannya, semua orang layak mempunyai mimpi dan layak memperjuangkan apa yang jadi tujuannya.

“Kita sering dapet pertanyaan gini, ‘Lo mau sampe kapan jadi musisi? Emang bisa hidup dari situ?’, lewat lagu ini pengen bilang bahwa ini jalan yang kita yakini, orang nggak harus sama, punya mimpi dan rezeki masing-masing, sudah ada yang atur. Biarkan kita perjuangin apa yang kita impikan, begitu juga dengan kalian, yang penting nggak saling merugikan.” Ungkap Gala dan Pandji sebagai penulis lirik lagu ini.

Selain dari lirik yang memang relate dengan kehidupan setiap personilnya, Hursa juga menyuguhkan sesuatu yang berbeda dari segi musik, namun tanpa menghilangkan identitas yang sudah ada. Menuangkan warna sedikit berbeda dan ketukan yang cukup unik melalui single “Ruang Tanpa Jenjang” ingin menyampaikan bahwa tidak ada batasan ruang dalam suatu karya, kita bisa memasukkan beragam jenis aliran dan bebunyian di dalamnya. Sementara untuk arahan visual, Hursa masih mempercayakan Agung Santoso yang memang akan menggarap seluruh artwork hingga album kedua Hursa nanti.

 

Teks: Rizky M Akbar

Visual: Arsip dari Hursa

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading

Plvmb Memulai Debut Dengan Blue

Bandung kembali memiliki kuintet indiepop yang terdiri dari Vina Anesti (Vokalis), Azka Aulia Rachman (Bass), Diaz Febryan (Drum), Salman Wahid Putra Kamaludin (Gitar), Irfan Zahid Abdussallam  (Gitar). Mereka tergabung ke...

Keep Reading