Menyelami "Bani Bumi" dari Polka Wars

 

Mendengarkan beberapa lagu di album ini memang sudah lama dilakukan, namun, untuk mendengarkan secara keseluruhan, hal itu benar-benar baru terjadi beberapa waktu lalu. Hal ini dilakukan semata-mata karena tiba-tiba saja terbesit di pikiran saat sedang melihat kembali video klip dari lagu “Rekam Jejak” di YouTube resmi milik mereka.

Dari situ keinginan untuk mendengarkan album berjudul Bani Bumi kembali secara utuh menyeluruh muncul. Sebuah pertanyaan juga terlintas, “Bagaimana rasanya yah menikmati suguhan dari album ini? Satu lagu saja sudah benar-benar menginterpretasikan karya berbeda, cemerlang sekaligus bagus yang dihasilkan oleh mereka.” Karya ini sama bagusnya dari album perdana mereka yang bertajuk Axis Mundi, tapi ada sesuatu yang jauh berbeda yang dimunculkan.

 

(Arsip Polka Wars)

 

Tak bisa dipungkiri memang bahwa Bani Bumi adalah salah satu rilisan yang fenomenal di tahun 2019 kemarin. Album tersebut berisikan 13 lagu dari Polka Wars yang tercatat pada awalnya akan dibagi menjadi dua bagian yaitu Bani dan Bumi, lantas kemudian pada hari perilisannya yaitu 28 Juni 2019, album ini dibuat menjadi utuh untuk didengarkan secara digital.

Mereka adalah pemain lama di kancah musik khususnya Jakarta, serangkaian perjalanan dan pengalaman tentu menjadi bumbu tersendiri atas lahirnya album tersebut. Bila pada album perdana mereka banyak memasukkan lirik berbahasa Inggris, di album ini seratus persen mereka hanya menggunakan bahasa Indonesia. Hal inilah yang menjadi universal dan bisa diterima sangat baik di skala musik Indonesia.

 

 

Album ini jelas dikerjakan dengan sangat apik dan penuh akan diksi dan tata bahasa yang sarat akan makna. Beragam nilai kehidupan tak luput dari penulisan di setiap bait dari lagu-lagu yang dihasilkan. Proses kedewasaan mereka sangat terlihat di sini. Juga yang menjadi nilai plus adalah, bebunyian yang dimasukkan pun tidak terasa berlebihan, takarannya sangat pas. Kadang sesuatu yang sederhana dan pas akan menghasilkan sebuah impresi yang luar biasa.

Bani Bumi hadir seperti pembawa pesan dan energi baru bagi mereka yang mendengarkan. Perjalanan dan pengalaman yang dihadirkan di setiap lirik terasa sangat kuat jika didengarkan dengan seksama dan diresapi, album ini adalah medium dari mereka untuk memperlihatkan wujud manusia dalam tatanan hidup yang berbeda namun bisa saling bersama antara yang satu dan yang lain.

Satu yang paling penting dari album ini adalah, suara dari Karaeng Adji yang khas sangat jelas terdengar dalam pelafalan setiap lirik yang ada. Peran ilustrasi dari sang illustrator bernama Anindya Anugrah juga sangat-sangat krusial di sini. Di album ini, dirinya bisa dengan sangat apik menghadirkan interpretasi visual dari keseluruhan isi cerita dari Bani Bumi melalui ciri khas ilustrasinya.

Bila ditanya apa yang menjadi favorit dari album ini, jawabannya adalah setiap lagu yang ada. Semuanya bisa dinikmati secara tunggal ataupun secara utuh. Kesan yang didapatkan pun akan sangat berbeda, silahkan dicoba. Sebagai penutup album ini adalah untuk “memanusiakan lagu dan melagukan manusia” seperti kata mereka.

 

Rated: 8/10

 

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Polka Wars

 

Satu video musik dari POLKA WARS untuk lagu “Rangkum” juga bisa ditonton di SPTV, kanal siar alternatif yang akan menjadi ruang bersama pengarsipan video musik dari grup musik/musisi tanah air sebagai apresiasi redaksi Siasat Partikelir atas kreasi audio visual dan musik. Pantau terus jangan sampai terlewatkan suguhan kejutan dari¬†SPTV.

Rayakan Dua Rilisan Baru, Extreme Decay Siapkan Pertunjukan Spesial

Sebagai pesta perayaan atas dua rilisan anyar mereka. Sekaligus mengajak Dazzle, TamaT, dan To Die untuk ikut menggerinda di kota Malang. Extreme Decay bersama Gembira Lokaria mempersembahkan konser showcase spesial...

Keep Reading

Disaster Records Rilis Album Debut Perunggu dalam Format CD

Pandemi yang sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun ini memang membuat segala recana menjadi sulit terwujud. Namun bukan berarti berbagai kendala yang ada menyurutkan semangat para musisi untuk terus...

Keep Reading

Efek Rumah Kaca Bawakan Ulang Lagu Candra Darusman

Candra Darusman, Signature Music Indonesia dan demajors merilis album kompilasi yang menampilkan karya-karya Candra Darusman: seorang musisi, pencipta lagu, penyanyi dan pemerhati hak cipta Indonesia. Kompilasi ini mengedepankan Efek Rumah...

Keep Reading

Ketika BLCKHWK Gambarkan Sisi Alami Sifat Manusia

Di awal tahun 2022 ini, BLCKHWK telah melepas album debutnya bertajuk Decomposing Rotting Flesh. Untuk memperpanjang nafas album, baru-baru ini unit yang dihuni oleh Arison Manalu (vokal),  Billy Rizki (gitar),...

Keep Reading