Menuai Jarak Bersama Naufal Listyawan

Jarak adalah salah satu dari sekian banyak hal yang tidak bisa ditawar di dunia ini. Seperti halnya dalam menjalani sebuah hubungan spesial, karena keadaan dan waktu memaksa untuk menjalani hubungan di batasi oleh jarak, puluhan, ratusan, hingga ribuan KM, tidak jarang hal ini terjadi kepada kita. Long Distance Relationship. Menjalani hubungan jarak jauh memang tidak semudah dengan apa yang dibayangkan atau dipikirkan. dalam hubungan jarak jauh (Long Distance Relationship) kepercayaan adalah modal awal dan terkuat yang harus dimiliki. Keresahan-keresahan yang terjadi dalam menjalani hubungan jarak jauh (Long Distance Relationship) coba digambarkan oleh Naufal Listyawan dalam single keduanya ‘Tentang Jarak’.

Naufal Listyawan solois asal Ponorogo yang sebelumnya merilis single perdananya “Ruang Bahagaia” pada awal tahun lalu, kini kembali dengan single keduanya yang berjudul “Tentang Jarak”. Lagu yang brrdurasi hampir lima menit ini dibawakan dengan sedikit nuansa berbeda dari single yang sudah dirilis sebelumnya. Single kali ini masih kental dengan Pop Ballad-nya, namun dengan ntuhan Folk-Modern.

Secara keseluruhan, single “Tentang Jarak” bercerita tentang segala keresahan yang dialami Naufal Listyawan tentang hubungan jarak jauh atau  long distance relationship secara langsung atau dari pengalaman beberapa orang teman. Menjalani hubungan jarak jauh terkadang memicu munculnya rasa takut akan kehilangan, atau bebrapa pertanyaan-pertanyaan yang mengganggu benak, dan masih banyak hal-hal lainnya.

“Secara universal lagu ini bicara tentang keresahan dalam menjalani long distance relationship yang tanpa kita sadari kadang-kadang memicu munculnya rasa takut kehilangan yang berlebihan. Menimbulkan pertanyaan pertanyaan yang mengganggu didalam benak, sampai mendorong kita menjadi sangat posesif,” ujar Naufal Listyawan.

“Sebenarnya lagu ini berangkat dari obrolan ringan bersama salah satu teman terdekat tentang pengalaman menjalani long distance relationship, yang pada akhirnya membuat saya berpikir bahwa mungkin secara tidak sadar saya juga sering menjadi sangat posesif ketika berada dalam long distance relationship,” Naufal Listyawan menambahkan dalam siaran pers.

Untuk single “Tentang Jarak” Naufal Listyawan masih mengerjakan dan menggarapnya secara mandiri, mulai dari proses kreatif membuat lagu, aartwork, hingga rekaman, namun untuk urausan dapur produksi, Naufal Listyawan melibatkan Yusuf Yusadi Mahardi (Pro Station Studio) sebagai Audio Engineer juga Mixed and Mastered yang sebelumnya juga terlibat dalam proses pengerjaan single “Ruang Bahagia”. Single “Tentang jarak sudah dapat didengarkan di seluruh platform musik digital.

 

Teks: Reza Raditya

Visual: Aset dari Naufal Listyawan

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading