Menelisik Ragam Inspirasi Mustache And Beard

Mustache And Beard, band yang membawa warna berbeda dari warna musik folk ini berasal dari Kota Bandung. Tercatat band yang digawangi oleh M Afif Abdulloh (vokal, flute, akordeon), Febryan Tricahyo (gitar, vokal), Adri Imad Kadifa (gitar, vokal), dan M Nagib Asegaf (drum) telah menelurkan sebuah album bertajuk Manusiaku Manusiamu ManusiaNya dalam format CD pada tahun 2016 silam. Hingga sekarang Mustache and Beard pun masih terus merilis banyak karya untuk para penikmat musik tanah air. Salah satunya adalah album special yang dirilis dalam bentuk kaset pita, dan hal tersebut merupakan bentuk support mereka untuk Records Store Day Bandung 2017 kemarin. Tema besar dalam album tersebut pun bercerita tentang kesadaran untuk melindungi alam.

Menurut beberapa sumber, awal mula band ini bisa terbentuk karena Afif, Bima, dan Febryan yang kerap kali melakukan jamming bareng, dan menemukan kecocokan antara satu dan yang lainnya dalam hal musik. Tidak hanya terbatas di situ saja, selain jamming, mereka juga sering terlibat dalam gigs yang sama. Dari situ, mereka yakin kalo selera musik mereka memang sama dan patut untuk diteruskan bersama. Hingga akhirnya, keputusan diambil dan mereka resmi membuat band yang kemudian dinamai Mustache and Beard. Nama ini pun tidak hanya sekedar sebagai pemanis belaka, lebih dari itu, nama ini juga sekaligus mencirikan identitas dari masing-masing mereka. Kenapa begitu? Sebab semua personel dalam band ini pada awalnya memiliki kumis dan jenggot. Kesamaan ini pun secara tidak langsung menjadi semacam “tanda” buat band asal Bandung ini.

Karya paling baru dari mereka adalah sebuah single berjudul “Roda Asmara” yang telah dirilis pada 2019 kemarin. Di lagu ini mereka menghadirkan nuansa yang cukup berbeda dengan karya-karya mereka sebelumnya yang berjudul Batas Mimpi (2018) dan Senyum Membawa Pesan dari Album Manusiaku Manusiamu Manusianya pada 2016. Untuk urusan musikal, mereka menghadirkan sesuatu yang lebih cepat, dan progresif yang begitu terasa sehingga memberikan kesan lebih ceria dan menyenangkan. Lagu ini akan sangat terasa nuansanya bila dibawa saat berkendara roda dua, dengan musik yang berwarna dan enerjik. Situasi yang sama keadaannya saat tercetus ide membuat lagu ini. Keseluruhan lagu ini bercerita tentang seseorang yang sedang galau, dan ingin bercerita panjang lebar kepada teman-teman. Namun sayang, cerita tersebut tidak ada yang mendengarkan, dikarenakan mereka sedang sibuk dengan kegiatannya. Selain single, tepat di bulan Maret 2020, mereka juga merilis video klip resmi dari single ini.

Tentu sebagai musisi, mereka juga memiliki musik dan sosok panutan di dalam jalan pengkaryaannya. Kali ini, kami coba untuk mencari tahu, apa sih yang mereka senangi hingga saat ini? Jawabannya bisa dilihat di bawah.

Innerspeaker – Tame impala

Di sini rasa dari musik gubahan Kevin Parker dan kawan-kawan masih sangat renyah, rasa emosi jiwa remaja yang dikemas dalam sebuah album phsycadellic rock yg ciamik dan variatif nuansa nya, dari rasanya jatuh cinta bertepuk sebelah tangan dan ketidak pastian jati diri yang sangat kentara.

Fleet Foxes – Fleet Foxes

Mengenal musik folk di awal masa-masa kuliah kami ya dari mereka-mereka inilah, aransemen musik folk dengan nuansa adem dan terasa sangat pegunungan ini, mampu membangun rasa bahwa seorang manusia harus bersahabat dengan alam sekitarnya Mengambil nilai-nilai kehidupan dari pohon, matahari, gunung, malam, dan semua elemen semesta yang disatukan kedalam sebuah album yang sangat solid.

Pagelaran Karya Cipta 1 – Guruh Sukarno Putra

Susah sih kalo harus salah satu dari banyak karya maestro nusantara seperti mas Guruh, tapi jikalau harus memilih, album ini jadi pilihan kami karena rasanya yang campur aduk kaya rujak. Merepresentasikan cita rasa musik nusantara yang dicampur dengan berbagai elemen barat dan menghasilkan lagu seperti melati suci dan keranjingan disko bisa berada di dalam satu album!

Rajakelana – Mondo Gascaro

Ini jadi album pembuktian mas Mondo ke dunia, menurut kami, album ini tuh mewakili rasa ingin jalan-jalan kami keliling nusantara dan keliling dunia. Kalo dikemas jadi lagu dan di albumin, rasanya tuh dapet banget, buat nyanyi sambil hujan-hujanan, nongkrong di pantai, ngopi santai di kota, ato sekedar sambil denger buat kerja ato belajar aja !

Nona – Chrisye

Perihal rasa kasmaran, jatuh hati dan tumbuh jadi dewasa, album ini tuh ngewakilin perasaan-perasaan tadi, melangkah tumbuh dari remaja dewasa menjadi seorang pria dewasa kalo dijadiin album tuh ya kaya albumnya beliau yang satu ini sih, manis asem asin ya hidup dikemas dengan gemas disini!

Teks: Adjust Purwatama/Mustache And Beard
Visual: Arsip Mustache And Beard

Mustache And Beard akan tampil dalam sebuah program bernama Studio Gigs yang akan ditayangkan secara khusus di SPTV kanal siar alternatif yang akan menjadi ruang bersama pengarsipan video musik dari grup musik/musisi tanah air sebagai apresiasi redaksi Siasat Partikelir atas kreasi audio visual dan musik. Pantau terus jangan sampai terlewatkan suguhan kejutan dari SPTV.

Merayakan Festival Industri Kreatif Tahunan Selama Tiga Pekan

M Bloc Fest merupakan festival industri kreatif tahunan yang kali ini menampilkan beberapa bidang seperti musik, seni, desain dan literatur yang diadakan oleh M Bloc Entertainment. Ajang ini sekaligus merayakan...

Keep Reading

Album Naif Bocor?!

Dan terjadi lagi.. Ya, terjadi lagi kabar yang cukup mengejutkan: album dibocorkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini datang dari unggahan instastory mantan drummer Naif, Pepeng, yang menuliskan...

Keep Reading

Teror Dari Tore Up

Memasuki 2022, satuan Violent/Chaotic Hardcore yang tergabung dalam Tore Up melepas peringatan dalam bentuk 2 track tergelapnya. Adalah “Drowning” dan “Nothingness” yang menjadi semacam perkenalan sekaligus awal perjalanan mereka mengarungi...

Keep Reading

Penanda 2 Dekade Berkarya; St.loco Rilis Nirmala

Lama tidak terdengar memberikan rima yang membuat kancah musik tanah air bergetar, St.loco akhirnya menghembuskan kabar baik. Telah banyak yang mereka gores ke dalam lembaran kertas, tentang perjalanan panjang, dan...

Keep Reading