Mendengar Kabar Burung Berpesan

Kabar Burung adalah kelompok musik tujuh personel. Mereka terdiri dari Kibar M. Pembela (Vocal dan Trumpet), Nalendra Yusa Faidil (Gitar), Juan Alberto (Backing Vocal dan Gitar), Cakra Gumilang (Bass), Ryan Rizki Ramanda (Drum), Danang Estu (Keyboard), dan Fachri Fajarudin (Biola). Setelah terbentuk cukup lama dalam dunia musik, tepatnya sejak tahun 2017, akhirnya anak pertama mereka lahir pada tanggal 31 Maret 2019, sebuah album penuh bertajuk Pesan yang sudah bisa dinikmati melalui berbagai macam layanan streaming digital.

Sebenarnya, mereka sudah mulai bermain musik sejak 2012, tapi nama “Kabar Burung” sendiri pertama kali dicetuskan pada medio 2017.  Nama tersebut diusulkan oleh Kibar M. Pembela. Menurutnya, nama tersebut memiliki makna berupa pencarian jawaban atas pertanyaan, “Dari mana kah ide suatu karya bisa muncul?”

“Ide, pada mulanya, adalah desas-desus, tidak ada yang bisa memastikan, kecuali manusia sendiri yang mencarinya melalui praktik-praktik mengonkretkan ide tersebut. Kabar Burung adalah perkenalan di awal, lantaran belum ada yang mengetahuinya. Artinya, musik akan memperkenal siapa mereka,” ungkap Hamzah Muhammad sang Manager.

Ada sembilan track yang terkandung pada Pesan, yaitu “Telepon”, “Adinda”, “Bersua Denganmu”, “Pesan”, “Cemas”, “Kamu Rahasia”, “Tak Ada Kata”, “Hujan”, dan “Waktu, Kita, Rasa”. Tema-tema dalam album tersebut merupakan representasi dari kisah percintaan sepasang insan, sebuah relasi umum dari perkembangan hidup manusia dewasa. Penulisan lirik yang digarap Kibar M. Pembela (hanya Telepon dari karya Nalendra Yusa Faidil) menawarkan kebulatan sikap dari masing-masing subjek dalam lirik, sehingga kata “cinta” atau “rindu? tidak sebatas menjadi slogan yang terlalu dibesar-besarkan.

Lalu dengan menggaet seniman visual dari sebuah rumah produksi bernama U Visual, yaitu Agung Bhakti selaku director dan Iwan Kurnia sebagai 3D artist, lagu “Pesan” pun telah dibuatkan versi gambar bergeraknya. “video musik ini berupaya membantu memvisualisasikan lagu “Pesan” milik Kabar Burung. Tapi, interpretasi dikembalikan kepada penontonnya,” kata Agung.

Menurut Kibar M. Pembela, secara implisit lagu tersebut menuturkan bahwa pesan yang hanya lewat kata-kata, atau suara saja, belum sampai mewakili semua perasaan dan suasana hati. “Dan itu bisa terwakili ketika disampaikan lewat lagu. Karena itulah liriknya sedikit,” ungkapnya. Video tersebut sudah bisa dinikmati melalui halaman Youtube milik Kabar Burung.

Untuk melengkapi peluncuran album “Pesan”, sebuah konser pun akan digalakan pada 21 Desember 2019, di Auditorium IFI Thamrin, Jakarta. Bila waktu luang, ada baiknya berkunjung ke sana dan menjadi saksi dari pesan-pesan yang disampaikan oleh Kabar Burung.

Teks: Rizki Firmansyah
Visual: Arsip Kabar Burung

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading