Sandrayati Fay masuk di pertengahan Stand a Chance on the Road Tour 2019. Ia menggantikan Dhira Bongs yang harus mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Sandra, begitu ia akrab dipanggil, turut bergabung bersama Tashoora di Solo, Madiun dan Surabaya. Dua kota pertama leg Jawa, tidak menyertakan namanya.

Berbekal materi-materi yang ia tulis untuk Bahasa Hati, debut albumnya yang dirilis tahun 2017 lalu, ia menginjakan kaki untuk pertama kalinya di sejumlah kota yang disinggahi.

“Saya belum pernah tur Jawa. Apalagi naik mobil. Di pikiran itu bisa jadi berat, kenyataannya tapi nggak terlalu,” kata perempuan blasteran Irlandia-Amerika-Filipina ini yang berdomilisi di Bali ini.

Ia bergabung di tengah jadwal minggu padat antara sejumlah penampilan solo dan aksi trionya, Daramuda, bersama legenda musik Indonesia, Iwan Fals.

“Ada energi baru di perjalanan itu. Ketemu juga teman-teman baru, penonton baru. Itu bikin semangat, juga membangkitkan cinta yang lebih dalam untuk menjalankan tur musik,” katanya lagi.

Meskipun mendadak bergabung dengan tur ini, ia mengaku mendapatkan kesan penting, “Aku semangat untuk kenalan sama teman-teman baru. Karena kita punya passion untuk musik dan setelah dijalani, beneran terasa dari energinya. Aku bersyukur ikut tur ini,” katanya.

Publik merespon dengan baik penampilan Sandra. Semoga bisa punya cerita di masa depan bersama-sama! (*)