Membahas Konsep Tata Kelola Sumber Daya Bersama RUANGRUPA

Ruangrupa, kolektif seni yang berbasis di Jakarta, telah ditunjuk oleh Komite Seleksi Internasional Dewan Pengawas Documenta pada Februari 2019 sebagai direktur artistik dari sebuah perhelatan seni kontemporer bertaraf internasional, yang bertajuk Documenta Fifteen. Acaranya akan berlangsung mulai dari 18 Juni hingga 25 September 2020 di Kassel, Jerman. Documenta sendiri adalah sebuah perhelatan seni yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali.

Di masa waktu persiapan untuk menuju Documenta, ruangrupa akan banyak bercerita tentang apa saja yang sedang dipersiapkan di masa pandemi dan bagaimana situasi saat ini sangat berpengaruh terhadap tawaran “lumbung” pada tataran konsep maupun praktik. ruangrupa menawarkan eksperimen konsep “lumbung” sebagai model tata kelola sumber daya demi keberlanjutan bersama.

Presentasi secara daring ini akan dilangsungkan ke dalam program BINGKIS yang bertajuk documenta fifteen: lumbung. Lalu, sesi bincang-bincang yang ada akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube milik Goethe-Institut Indonesien. Kehadiran ruangrupa dalam program BINGKIS sekaligus menandai masa hampir satu tahun setelah presentasi publik pertama: Conversation about documenta yang diselenggarakan di GoetheHaus Jakarta pada Juli 2019 lalu, ketika documenta diperkenalkan kepada publik luas Indonesia.

BINGKIS adalah sebuah cara baru dari Goethe-Institut Indonesien yang memiliki tujuan untuk memfasilitasi para seniman dan pemikir agar bisa terus memecahkan segala tantangan yang mereka hadapi selama masa wabah saat ini dan bagaimana menghadapi perspektif nyata masing-masing. Perbincangan ini selanjutnya akan disiarkan secara langsung di kanal media sosial Goethe-Institut Indonesien dua minggu sekali pada hari Kamis.

“Goethe-Institut Indonesien memutuskan untuk melanjutkan inisiatif ini dan terus menyediakan pertukaran dan interaksi budaya kepada audiens kami di rumah selama pandemi ini,” ujar Dr. Stefan Dreyer, Direktur Goethe-Institut Indonesien.

Selain menyelenggarakan acara daring, Goethe-Institut Indonesien juga mempublikasikan rangkaian cerita dan aktivitas seniman, intelektual, serta pegiat budaya bertajuk (Re)Kreasi dalam Isolasi, yang dapat diakses di www.goethe.de.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari 
Goethe-Institut Indonesien

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading

Single Teranyar eleventwelfth Yang Menuju Album Terbaru

eleventwelfth hanya membutuhkan satu bulan untuk merilis single terbaru yang diberi tajuk “every question i withhold, every answer you never told” setelah sebelumnya melepas “(stay here) for a while” dari...

Keep Reading