Marshmello Kolaborasi Bersama Musisi Muda Asal Pulau Borneo 

Kabar gembira untuk para pecinta Electronic Dance Music (EDM) di Indonesia. Pasalnya baru-baru ini Papa Khan yang tak lain adalah Akhmad Iqbal Ansyari seorang musisi elektronik asal Palangkaraya, Kalimantan telah melakukan kolaborasi musik bersama DJ kenamaan asal Amerika, Marshmello. Kabar tersebut mulanya tersiar melalui akun resmi twitter Marshmello pada Sabtu (03/10) kemarin. Melalui cuitannya ini Marshmello mengabarkan pula single berjudul ‘Rain’ tersebut akan dirilis pada Jumat, 9 Oktober mendatang melalui Joytime Collective.

Disertai dengan video teaser, lagu ini langsung mendapat sambutan yang meriah. Tak mau ketinggalan sang kolaborator pun turut mengabarkan berita gembira ini. Sebelumnnya pada bulan Juni lalu Papa Khan sempat memutar preview lagu ‘Rain’ dengan durasi 32 detik yang ternyata mendapatkan antusias yang sangat besar di komunitas pecinta musik EDM. Dari cuplikan pendek tersebut, tak ayal banyak penikmat musik menjadi kecanduan dari musik yang menghadirkan melodi seperti mimpi, dan tentu saja lagu ini menjadi pembicaraan di banyak forum. Selain itu, lagu tersebut juga mendapatkan lebih dari 100.000 tayangan di Twitter, dan mendapatkan banyak permintaan untuk segera merilis versi penuhnya. Dalam cuitannya, Papa Khan juga mengatakan: “this song is for my future gf but idk who it could be you”. 

Jauh di bulan Juni, bintang baru Papa Khan membagikan klip lagu baru yang mengguncang komunitas bass hingga ke intinya. Meskipun itu hanya preview tiga puluh detik, pendengar langsung menjadi kecanduan melodi yang seperti mimpi dan itu menjadi salah satu lagu yang paling banyak dibicarakan dalam adegan itu. Lagu ini juga akan mengumpulkan lebih dari 100.000 penayangan di Twitter dan menginspirasi permintaan dan permohonan yang tak terhitung jumlahnya untuk rilis lagu lengkapnya.

Nama Papa Khan sendiri mulai muncul di ranah musik EDM dunia bermula dari gelaran virtual yang diadakan oleh label EDM Insomniac Bassrush yang bermarkas di Amerika. Namanya kian mentereng setelah ia kerap memadukan musik tradisional Indonesia dengan musik modern berbasis elektronik. Sebelumnya Papa Khan juga sempat merilis album penuh bertajuk Anti-Normal yang di lepas pada tahun 2019 lalu. Dalam album tersebut Papa Khan berkolaborasi juga bersama berbagai musisi dunia, diantaranya bersama Vuture dalam lagu Machinery, Jojo J dalam High Spit dan bersama AGNLRE dalam lagu Venom. 

Akhmad Iqbal Ansyari atau yang lebih akrab dengan nama panggung Papa Khan mulai populer dengan lagu Demon yang mengusung genre dubstep dan mulai mendapat atensi yang cukup tinggi dari kalangan muda penggemar house music. Berada di Kalimantan, tak membuat ia hanya berkalang di wilayahya. Beberapa kontes musik pun ia jajal, salah satunya adalah lomba remix contest yang diadakan oleh Weird Genius, trio elektronika asal Jakarta yang beranggotakan Reza Arap, Eka Gustiwana, dan Gerald. Melalui lomba yang diadakan Weird Genius tersebut Papa Khan masuk sebagai 3 besar pemenang lomba.  

“Saya mau jadi producer ya karena saya ingin tahu gimana,sih cara buat musik seperti itu. Eh, sampai sekarang malah ketagihan dan malah jadi karier,” ungkap Papa Khan dikutip dari Kompasiana.

Di Indonesia sendiri demam musik EDM sudah mulai merambah sejak dua dekade ke belakang dan kian digandrungi kala memasuki dekade kedua. Pelbagai gelaran musik pun kerap terselenggara, misal yang terbesar adalah Djakarta Warehouse Project. Nantinya lagu Rain akan tersedia dipelbagai layanan pemutar musik digital, seperti Spotify, Deezer dan Apple Music. Untuk laman pre-savenya bisa kalian akses di https://joytime.ffm.to/pkrain    

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip Marshmello

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading