Mari Pesta dan Berdendang Bersama Heruwa

Seperti kebanyakan pegiat kreatif di mana saja berada, musisi pun mampu beradaptasi dengan keadaan yang sedang tidak baik-baik ini. Geliat ragam kreativitas ditumpahkan oleh mereka yang memiliki tanggung jawab untuk selalu memberikan kesenian dan hiburan. Berada di rumah saja tak berarti pergerakan menjadi terbatas dan berhenti untuk berkarya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Heruwa, vokalis dari Shaggy Dog.

“Melaksanakan tugasku sebagai seorang musisi yang sudah  berkeluarga, apalagi yang bisa kulakukan selain membantu bersih-bersih rumah dan meringankan beban pekerjaan rumah tangga? Ya, tentu saja, menulis lagu, merekam dan merilisnya. Dari rumah.” Jelas Heruwa mengenai karyanya.

Selain bersih-bersih rumah seperti yang dijelaskannya, dia pun juga turut mengerjakan beberapa materi baru secara individu, dan telah berhasil menghasilkan dua single sekaligus yang diberi judul “Party Sendiri” dan juga “Dendang Harapan”. Keduanya kini sudah bisa dinikmati di berbagai layanan musik dalam jaringan, dan single “Party Sendiri” sempat dibuatkan sebuah kontes video via Instagram yang memiliki tagar #PartySendiriChallenge, yang mana hasil dari video-video yang ada dibuat menjadi sebuah videoklip hasil kerja Willy dari Lokacinema.

 

Bila “Party Sendiri” dibuatkan kontesnya, lain hal dengan single “Dendang Harapan” yang menurutnya sangat spesial. Sebab kenapa? Karena single ini dihadirkannya tepat pada saat dirinya merayakan usia yang ke 40 tahun. Musik dalam single ini merupakan komposisi rancak bernafaskan reggae dan dengan sedikit sentuhan gregorian di tengah lagu. Lalu, dirinya memasukkan serangkaian lirik berisi banyak harapan dan doa agar kondisi ini bisa membaik dan kita bisa berkegiatan dengan normal lagi. Selain doa, di single ini dirinya sekaligus menggelar sebuah donasi yang akan dipakai untuk memberikan bantuan kepada kawan-kawan kru band yang tentu saja sumber penghasilannya sangat terdampak wabah ini.

Proses mixing dan mastering lagu “Dendang Harapan” yang ditangani oleh Ferry Kurniawan ini pun cukup tak lazim, yaitu dilakukan secara real-time, dengan me-relay apa yang sedang dikerjakan Ferry di studionya, ke studio Heruwa via internet, dalam format audio. Aura lagu ini terasa makin hangat dengan bagian vokal latar yang dinyanyikan oleh sang istri, Anis Nasution.

“Sebuah lagu yang kutulis untuk hari spesial ini, lalu kunyanyikan bersama mamae Atha sembari ngrajangi lombok – mengiris cabe Ed. -,” tulisnya di Instagram.

 

 

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Doggyhouse Records

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading