Mantra Berbahaya Amun-Ra di EP Debut Milik Samum

Di tahun kedua kehidupan bermusiknya, Samum melepas sebuah album mini bertajuk Amun-Ra. Unit metalcore asal Makassar tersebut merangkum enam lagu yang telah mereka ciptakan dalam EP yang dirilis pada Jumat (22/10) kemarin.

Dede (vokal), Fardy (gitar utama), Bayu (gitar), Rian (bas), dan Ronny (drum) mencoba bercerita soal sisi pahit dan gelap umat manusia di muka bumi. Di ambilnya nama dewa Mesir Kuno sebagai judul EP juga relevan dengan pesan yang ingin mereka sampaikan tersebut. Amun-Ra adalah salah satu dewa penting di zaman itu. Sebelumnya, ia dikenal sebagai Ra dan merupakan Dewa Matahari yang dipercaya menciptakan seluruh alam semesta. Samum sendiri percaya Amun-Ra membawa banyak kutukan dan kutukan itu digunakan untuk alasan yang baik biarpun disampaikan secara kelam.

“Dengan tujuan mengutuk tindakan kekerasan pada kemanusian pada lagu-lagu yang ada di album ini, Samum berinisiatif untuk melaknat pelaku kekerasan dan tindakan rasis yang kini sedang marak di muka bumi ini,” jelas kuintet ini dalam keterangan persnya.

Trek dibuka dengan nomor titular instrumental lalu berlanjut ke New Chapteryang mengisyaratkan revolusi terhadap “Era Baru Dunia yang dikuasai oleh elit global”. Samum pun berlanjut memainkan Irhabiyyunyang bercerita tentang oknum yang memprovokasi perpecahan antaragama di muka bumi ini. Setelah itu “Berbahaya” muncul sebagai aspirasi yang tak tersampaikan melalu kata-kata.

Selain itu, mereka juga memasukkan dua nomor yang telah mereka rilis sebelumnya. “More Perverse” dan “Delusi”  telah dirilis tahun lalu sebagai dua trek pengantar ke Amun-Ra.

Melalui EP ini, Samum berharap bisa menjadi bebunyian segar bagi penikmat musik cadas Makassar hingga seluruh Nusantara.

“Dengan harapan yang besar, musik kami dapat tersampaikan melalui karya album (EP) ini dan membawa nama Samum hingga ke belahan dunia yang lain,” ujar Dede sang vokalis dalam keterangan pers yang diterima Siasat Partikelir.

“Musik yang kami mainkan ini sungguh membuat kami sedikit gila, harapannya semua pecinta musik metal bisa menikmatinya,” tambah Fardy sang gitaris.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Samum

Plvmb Memulai Debut Dengan Blue

Bandung kembali memiliki kuintet indiepop yang terdiri dari Vina Anesti (Vokalis), Azka Aulia Rachman (Bass), Diaz Febryan (Drum), Salman Wahid Putra Kamaludin (Gitar), Irfan Zahid Abdussallam  (Gitar). Mereka tergabung ke...

Keep Reading

Superglad Yang Kembali Melangkah

Superglad adalah band yang namanya tidak perlu lagi dipertanyakan di kancah musik tanah air. Setelah diterpa berbagai permasalahan yang sempat terjadi di dalam tubuh mereka, band yang terbentuk sejak tahun...

Keep Reading

Meramu Crossover Hardcore Ke Tahap Terbaru

Dari Sidoarjo, unit Crossover Hardcore yang tergabung dalam Voorstad akhirnya merilis mini album terbaru dengan tajuk Self-titled melalui label Greedy Dust Records. Ini merupakan rilisan kedua Voorstad setelah pada awal...

Keep Reading

Penegasan Warna Terbaru I Punch Werewolf

Penegasan eksistensi I Punch Werewolf melalui video klip lagu terbaru dengan judul Broken. Unit ini terus menggebrak kancah musik dengan beragam rilisannya. Untuk lagu ini sendiri dibuat lebih mengayun, namun...

Keep Reading