Manipulasi Murai Rustle dalam "Moneyfullasi"

Murai Rustle baru saja melepas single terbarunya yang diberi judul “Moneyfullasi“. Rapper asal Sinaraja, Bali, ini menuangkan kejujuran hatinya menghadapi keadaan hidup dalam nomor tunggal tersebut.

“Moneyfullasi” sendiri merupakan pelesetan dari kata manipulasi diselipi beberapa kata pembentuk, “Money/ Full/ As/ I; adalah satuan kata yang di gabungkan, yang apa bila di artikan menjadi “Duit-(Berharga)/ Banyak-(Serakah)/ Seperti-(Orang lain)/ Saya”. Menurut Murai Rustle, dirinya di judul ini bisa lebih berkuasa di banding uang.

“Manipulasi di sini berartikan cara untuk berkamuflase, dengan sesuatu yang ada di dunia saat ini, entah itu alter ego, entah itu keberpura-puraan saya untuk membuat lagu cinta-cintaan yang terkadang memang harus saya buat untuk menafkahi diri saya, bahkan jual diri ke sana sini demi untuk bertahan hidup,” tulis Murai Rustle dalam keterangan persnya. “Lalu mengapa ‘Moneyfullasi’? ‘Moneyfullasi’ berartikan ‘Money Full As I’ yang kurang lebih saya sama berkuasanya seperti uang, bahkan melebihi itu.”

Menurut Murai, lebih baik seseorang mendahulukan kepentingannya dibanding dari pada rela menyakiti diri sendiri untuk mendapatkan kebahagiaan semu yang termanipulasi oleh kepentingan kelompok lain.

“Rapalkan pelayanan di hadapan perlawanan. Pertama di balik layar sentuh yang bisa bertahan. Percikan persiskan presisi tinggi settingan. Tv yang lemparkan brita hoax lanjut mainkan. Pastikan kau tak tahu omonganku,” carut Murai.

“Giovanni, let’s play this shit,” tutur Murai di awal lagu mengajak produsernya untuk mulai mengiringi carutannya. Nama yang ia sebut itu lah yang berpengaruh pada musik yang dimainkan Murai. Giovanni membubuhkan nuansa lo-fi serta jazz ala Nujabes ke dalam musik boombap Murai.

Giovanni sendiri merupakan bagian dari kolektif yang dibuat oleh Murai Rustle, Unhuman, bersama Ari Susilo, Arya Bimbi, Perezuamirael, dan beberapa nama lain. Murai Rustle sudah memulai karier rap-nya sejak 2017. Pada 2019, ia merilis sebuah EP bertajuk Hadapi-Hadapi berisikan enam trek yang di antaranya adalah “Aksara” dan “Singaraja”. Setahun selanjutnya, ia merilis album penuh berisi tujuh lagu yang memuat nomor “Lost”, “Jatuh”, dan “Pilu”.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Murai Rustle

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading