Lukisan Sudjana Kerton Laku Dengan Harga Fantastis di Sothebys Hong Kong

Indonesia kembali menguasai pangsa pasar seni lukis Asia. Baru-baru ini tersiar kabar, lukisan karya sang mendiang Sudjana Kerton yang diberi judul ‘Kehidupan Desa Indonesia’ terjual dengan harga yang terbilang tinggi, yaitu US$1,037 juta atau setara Rp15 miliar. Sebelumnya dikabarkan bahwa lukisan yang dibuat tahun 1960 itu telah dilelang di Sothebys Hong Kong pada tanggal 5 Oktober dan berhasil mencapai harga jual yang fantastis pada 8 Oktober 2020. Dalam keterangan di situs sothebys.com lukisan berdimensi 130 x 178 cm tersebut laku dengan harga jual lebih tinggi 4 kali lipat dari harga perkiraannya.

“Dipimpin oleh Sudjana Kerton’s Indonesia Village Life yang terjual seharga HK$8,040 juta / US$1,037 juta, lebih tinggi 4 kali dari perkiraan,” demikian tertulis dalam laman Sothebys Hong Kong. 

Dengan harga mencapai US$1,037 juta, lukisan ‘Kehidupan Desa Indonesia’ tersebut merupakan karya lukis dengan harga tertinggi kedua yang pernah diraih oleh seniman Asia di balai lelang Sotheby’s Hong Kong. Sebelumnya, di tahun 2015 lukisan berjudul ‘Bathing in the Shower’ karya pelukis Indonesia, Hendra Gunawan, laku terjual dengan harga US$1, 3 juta, atau setara 18 miliar di balai lelang yang sama.

Kepala seni Asia Tenggara, Kim Chuan Mok mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian lelang yang diraih. Penjualan dengan harga yang terbilang tinggi tersebut membuktikan permintaan yang berkelanjutan untuk kategori lukisan dari para kolektor di seluruh Asia. 

lukisan Kehidupan Desa di Indonesia

“Kami sangat senang dengan penampilan luar biasa karya seniman Indonesia dan Vietnam, yang pasarnya terus kami banggakan dalam memimpin dan mengembangkan, serta kinerja yang kuat dari karya seniman Filipina, yang menampilkan keragaman bakat di wilayah ini,” kata Kim Chuan Mok.       

Selain karya Sudjana Kerton dan Hendra Gunawan yang laku terjual dengan harga tinggi, lukisan berjudul ‘Our Soldiers Led Under Prince Diponegoro’ karya pelukis S. Sudjojono (kakek Arian Seringai), masih memegang rekor penjualan tertinggi di Sotheby’s. Lukisan tersebut terjual dengan harga US$7,53 juta atau setara Rp104,2 miliar di lelang Sotheby’s pada 2014. Media Reuters pernah melaporkan bahwa Indonesia mendominasi pangsa pasar Asia sebesar 54 persen.

Sudjana Kerton sendiri merupakan pelukis yang lahir di Bandung pada 22 November 1922. Ia adalah pelukis otodidak dengan sesekali megikuti kelas-kelas seni yang diajarkan oleh Joos Pluimenz, Ries Mulder dan Henk de Vos di kota Bandung pada masa kolonial Belanda. Inspirasi kepelukisan Sudjono Kerton sebetulnya datang dari orang terdekatnya, yaitu Kendar Kerton yang tak lain adalah sepupunya. Selain sebagai pelukis, pada masa revolusi tahun 1945-1949 ia turut mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ia menjadi seorang seniman-jurnalis untuk harian Patriot di bawah Usmar Ismail. 

Selama karirnya berlangsung, ia tak hanya berada di Indonesia. Pelbagai negeri pun pernah ia kunjungi, entah itu untuk pendidikan maupun untuk pameran. Sudjana tercatat pernah mendapat beasiswa di Belanda pada tahun 1950. Pernah melakukan pameran di banyak negara Eropa dan Amerika. Pada tahun 1967, The Hague mendirikan “Sudjana Gallery” di New York, dan masih banyak lagi catatan penting seputar karirnya di dunia seni rupa. Sudjana Kerton meninggal di Bandung pada tahun 1994.   

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip Sotheby’s

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading