Letupan Emosi dari Son and The Little Flower

Dream pop memang selalu memiliki magnetnya tersendiri, nuansa pendulum nan mengawang adalah ciri singkat musik semacam ini bisa dikenali. Hal-hal demikian barangkali kalian bisa menemukannya dalam karya teranyar Son and The Little Flower (SATLF). Ya, selang satu bulan pasca perilisan single ‘Confusing Love’ di bulan Oktober lalu, pada Jum’at (27/12) kemarin duo dream/psychedelic pop asal kota Solo, SATLF, mengumumkan perilisan karyanya yang terbaru, yakni sebuah entitas pendek (EP) bertajuk “Waiting Room”.

Dalam mini album yang berisikan empat track dengan judul diantaranya: Waiting Room, White Wall, Confusing Love, dan Oh Girl ini , personel SATLF -Chelvin dan Ketri- hendak menceritakan  perjalanannya sebelum merilis debut single berjudul ‘Rendezvous’ pada 2019 lalu. Melalui medium musik mereka bercerita tentang hubungan asmara yang terjebak dalam perasaan bingung, tentang rasa muak, merenung, hingga akhirnya berani keluar dan mengambil keputusan.

Ke empat nomor lagu yang dirilis tentu memiliki kisahnya masing-masing. Di wilayah proses penciptaan lagu bisa bermacam-macam, ada yang terbentuk musik dahulu baru liriknya dan kebalikannya, dengan tetap memegang mood dan vibe yang sudah ditentukan sebelumnya. Hampir sebagian besar lirik ditulis oleh Ketri, kecuali satu lagu, berjudul “White Wall” yang digarap oleh Chelvin. Semua aransemen dan proses mixing mastering dipegang oleh Chelvin.

Referensi bermusik SATLF cukup beragam dan random, karena menurut Chelvin, dia bisa mendapatkan dan mengambil hal kecil dari berbagai lagu dan genre yang ia dengarkan, kemudian memicu dirinya untuk menciptakan sebuah komposisi baru. Namun seperti halnya kelompok musik yang lain, selalu ada hal-hal yang mempengaruhi, singkatnya SATLF terinspirasi dari musisi seperti Connan Mockasin, Beach House, Margo Guryan, TOPS, Men I Trust, hingga The Beatles, Pink Floyd, dan Judy Collins.

Selain dirilis dalam format digital yang sudah bisa kalian dengar dipelbagai kanal pemutar musik streaming, rencananya EP ‘Waiting Room’ pun akan dilepas ke dalam format fisik beserta merchandise yang direncanakan akan diluncurkan pada Januari 2021 mendatang.

Sebagai trivia, sebelumnya single ”Confusing Love” sudah dirilis pada Oktober lalu. Sebuah lagu yang bertemakan cinta, debut single untuk mini albumnya ini menceritakan tentang harapan untuk saling memiliki namun terjebak pada rasa takut untuk jatuh cinta kembali dan memulai sebuah hubungan baru yang akhirnya bertahan pada rasa bingung dan keraguan.

Son and The Little Flower sendiri merupakan proyek musik dengan format duo personil Chelvin dan Ketry yang dibentuk pada tahun 2019. Dengan mengusung musik dream/psychedelic pop, proyek yang bermula di sebuah kampus di kota Solo ini kerap menciptakan musik yang cukup menghipnotis.  Talenta Chelvin sebagai multi instrumentalis yang mengiringi nyanyian Ketry sebagai vokalis dan terkadang juga memainkan bass dan synthesizer ini melalui karyanya cukup untuk membuat diri kalian bermimpi dan sedikit mengawang nir-zat adiktif.

Teks Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Son & The Little Flower

Fragmen Keinginan sheisjo di Nomor "OOE"

Solis asal Jakarta Chika Putri Bagaskara dengan moniker sheisjo telah melepas materi lagu berikutnya yang bertajuk “OOE” (15/08). Sedikit berbeda dari tiga single sebelumnya yang memiliki sound acoustic, “OOE” diracik...

Keep Reading

Inspirasi Film di Materi Teranyar Eastcape

Tahun 2021 lalu menjadi tahun yang bisa dibilang ‘manis’ bagi Eastcape karena di tahun tersebut mereka resmi memperkenalkan dirinya di kancah industri musik dengan menelurkan sebuah single dan Split EP...

Keep Reading

Bersama Ello dan Virzha, Dewa19 Rilis Ulang Materi Lama "Still I’m Sure We’ll Love Again"

Dewa19 melanjutkan perilisan karya-karya lama mereka dalam format baru. Kali ini, mereka merilis “Still I’m Sure We’ll Love Again”, sebuah lagu dari album Format Masa Depan yang aslinya menampilkan vokal...

Keep Reading

Langkah Berikutnya dari Bilal Indrajaya

Usai melepas beberapa materi singel dan album mini Purnama (2019) solis dari Jakarta, Bilal Indrajaya, akhirnya melanjutkan perjalanannya dengan meluncurkan karya terbarunya bertajuk “Saujana” lewat label rekaman legendaris yang kini...

Keep Reading