‘Lelono’, Koleksi Terbaru Milik Tulisan

Melissa Sunjaya menciptakan kumpulan karya tulis dan puisi, yang mana salah satunya adalah surat No. 03 dari antologi Hindia Timur Baru. Membuka surat No. 03 dari antologi Hindia Timur Baru, yang kemudian diterjemahkan oleh Tulisan. Sebuah perjalanan yang penuh akan petualangan dan eksplorasi dari seni, observasi, keberanian membuka diri terhadap hal-hal baru, serta membuka diri pasca keadaan trauma.

Disini Tulisan mengambil tajuk Lelono, yang mana memiliki arti dalam bahasa Jawa sebagai perjalanan. Tulisan menginterpretasikan sebagai perjalanan spiritual guna memahami 3 dimensi yang ada dalam kehidupan manusia, yaitu rasa, raga dan akal.

Koleksi Lelono menjadi pembuka di tahun 2018 ini. Melissa Sunjaya dan Tulisan Art Division menghadirkan 3 produk paling anyar, ada ‘Declaration Bag’ yang merupakan tas selempang yang ringan dan praktis untuk unisex, kemudian ‘Essayist Bag’ tas selempang yang terinspirasi dari kegiatan akademisi, dan yang terakhir ‘City Tote’ dikemas dalam desain klasik dari lini PRINTS di tahun 2010, lalu dirancang kembali kedalam bentuk yang lebih ringan dan lebih feminim.

Melissa Sunjaya mengisi warna dengan palet orange, hijau, kuning dan biru dalam sebuah komposisi nan abstrak. Hal ini merupakan visualisasi Melissa ketika mendengarkan lagu-lagi milik Arnold Schoenberg, sang pelopor teknik dua belas nada serialisme. Melissa juga belajar tentang modernisasi pada komposisi tradisional lewat lagu-lagu tersebut.

Hal menarik lainnya dari Lelono adalah mereka menggunakan katun kanvas hasil olahan tanpa menggunakan zat pemutih juga klorin, tinta yang dipakai pun sengaja dipilih yang ramah lingkungan.

teks: Yulio Abdul Syafik
foto: dok. Tulisan

Geliat Kreatif Dari Sulawesi Tengah Dalam Festival Titik Temu

Terombang-ambing dalam kebimbangan akan keadaan telah kita lalui bersama di 2 tahun kemarin, akibat adanya pandemi yang menerpa seluruh dunia. Hampir semua bentuk yang beririsan dengan industri kreatif merasakan dampak...

Keep Reading

Memaknai Kemerdekaan Lewat "Pasar Gelar" Besutan Keramiku

Di pertengahan bulan Agustus ini, ruang alternatif Keramiku yang mengusung konsep coffee & gallery menggelar acara bertajuk “Pasar Gelar” di Cicalengka. Gelaran mini ini juga merupakan kontribusi dari Keramiku untuk...

Keep Reading

Semarak Festival Alur Bunyi Besutan Goethe-Institut Indonesien

Tahun ini, Goethe-Institut Indonesien genap berusia 60 tahun dan program musik Alur Bunyi telah memasuki tahun ke-6. Untuk merayakan momentum ini, konsep Alur Bunyi tetap diusung, namun dalam format yang...

Keep Reading

Head In The Clouds Balik Lagi ke Jakarta

Perusahaan media serta pelopor musik Global Asia, 88rising, akan kembali ke Jakarta setelah 2 tahun absen karena pandemi pada 3-4 Desember 2022 di Community Park PIK 2. Ini menandai pertama...

Keep Reading