Lelang Edisi Kelima dari Urban Art Auction

Heritage Auctions dan Gone Far Beyond bekerja sama untuk pameran kelima seri Urban Art Auction di tahun ini. Lelang ini akan menampilkan berbagai macam karya sendi dari koleksi pribadi pendiri Gone Far Beyond, Russell Williamson, dan berbagai barang langka lainnya yang dipilih sendiri oleh Direktur Seni Modern & Kontemporer di Heritage Auctions, Taylor Curry. Barang-barang koleksi yang dilampirkan dalam pelelangan sebagian besar adalah koleksi dari seniman dan merek pakaian seperti, KAWS, Supreme, Futura, dan banyak lagi. Dan beberapa karya seni dari para seniman seperti, RETNA, Banksy, Takashi Murakami, Alec Monopoly, dan Damien Hirst. Yang menjadi sorotan utaman dalam pelelangan ini adalah lukisan akrilik dengan debu intan di atas kanvas oleh RETNA yang berjudul “The Kings Way is the Only Way”, the grail-worthy Dissected Companion setinggi empat kaki dari KAWS, dan berbagai karya seni asli dari Futura. Penawaran unik lainnya termasuk Dirt Bike Supreme x Honda CRF 254R, Invader asli dari seri Rubikcubism-nya, dan bermacam-macam memorabilia streetwear langka.

Heritage Auctions dibentuk atas dasar kemitraan antara dua kolektor yaitu, Steve Ivy dan Jim Halperin. Pada tahun 1967, Ivy keluar dari University of Texas di Austin untuk membentuk “Steve Ivy Rare Coin Co.” di Dallas, Texas. Dan pada tahun 1971, Halperin mendirikan “New England Rare Coin Galleries” saat masih menjadi mahasiswa baru di Universitas Harvard dan kemudian juga putus sekolah. Saat itu, tercatat Ivy adalah orang yang pertama kali membentuk Heritage Auctions di Dallas pada tahun 1976, dari bisnis sebelumnya yang lebih kecil. Dua saingan ini kemudian menjadi sahabat dan sering bertemu di berbagai pameran dan lelang perdagangan industri.

Pada tahun 1982, Halperin menjual bisnisnya yang berbasis di Boston dan pindah ke Dallas untuk bergabung dengan Ivy dan Heritage Auctions; bersamanya, ia membawa Marc Emory, seorang mitra yang memimpin apa yang sekarang menjadi bagian dari operasi Heritage di Eropa. Greg Rohan bergabung dengan perusahaan pada tahun 1986 dan sekarang menjadi presiden perusahaan. Selain Ivy, Halperin, Rohan, dan Emory, perusahaan ini mencakup empat mitra lain: Paul Minshull, Ryan Carroll, Todd Imhof, dan Cristiano Bierrenbach.

Pada tahun 1996, perusahaan meluncurkan situs web untuk memungkinkan penjualan dan pembelian koin dalam lelang online. Atas desakan Halperin, Heritage mulai memperluas model bisnisnya untuk memasukkan juga ragam  koleksi di luar numismatik, dengan menggelar sebuah lelang buku-buku komik pada tahun 2001. Perusahaan ini meluncurkan departemen memorabilia pada tahun 2003 dan lelang pertamanya bernilai sekitar $ 2 juta USD. Pada pertengahan 2000-an, Heritage memasuki pasar memorabilia musik, hiburan, dan film. Pada April 2006, rumah lelang mengadakan lelang dua tahunan koleksi yang pernah menjadi milik aktor terkenal, musisi, sutradara, dan pembuat film lainnya.

Koleksi yang dijual di lelang adalah alat peraga, set piece, dan pakaian dari set film terkenal dan serial televisi dalam sejarah serta efek pribadi dari beberapa seniman musik. Pada 2010, Heritage meluncurkan divisi barang mewahnya, yang meliputi perhiasan, tas tangan, dan aksesori lainnya. Dalam beberapa kasus, barang langka dari lelang ini telah terjual lebih dari dua ratus ribu dolar. Pada 2013, rumah lelang juga melelang karya seni modern dan kontemporer dari karya-karya seniman seperti Pablo Picasso, Andy Warhol, Joan Mitchell, dan Edward Ruscha.

Lihatlah kunjungi halaman web Heritage Auctions untuk memeriksa seluruh katalog. Sampai saat ini pra-penawaran sednang terjadi di dalam situsnya, untuk kegiatan lelang resminya akan berlangsung pada 24 Juni mendatang, dan hanya digelar dalam satu hari.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Heritage Auctions

Catatan Perjalanan Rich Brian di Album Mini Brightside

Rapper, penyanyi serta produser asal Indonesia, Rich Brian baru-baru ini resmi merilis album mini terbarunya yang bertajuk Brightside. Lewat album mini berisi 4 lagu ini Rich Brian mengatakan bahwa Brightside merupakan...

Keep Reading

Keseruan Selanjutnya di Soundhead Gig Vol. 3: Parsing Echoes

Tak bisa dipungkiri, pandemi yang terjadi beberapa tahun terakhir telah berhasil meluluhlantakan berbagai lini industri hiburan, tak terkecuali industri pertunjukan musik. Namun, ditengah tantangan yang ada, para pelaku industri terus...

Keep Reading

Kisah Cinta di Balik Pertunjukan Musik dari The Rang-Rangs

Trio punk rock asal Bekasi, The Rang-Rangs, kembali melanjutkan cerita asmaranya yang tak konvensional. Dalam materi terbarunya kali ini The Rang-Rangs mencoba mengangkat cerita persoalan jatuh hati di arena pertunjukan...

Keep Reading

Album Tersembunyi Mendiang January Christy Akhirnya Dirilis

Di era ‘80-an, tak sedikit orang yang mengidolakan January Christy. January Christy merupakan penyanyi pop jazz Indonesia yang unik. Range vokalnya tidak lebar, namun suaranya yang berat memberikan kenyamanan dan...

Keep Reading