Laughter Therapy Berkisah Tentang Zodiak di Mini Album Perdananya

Usai mempekenalkan diri dengan singel “Libra” yang dilepas pada 2021 lalu, unit dream pop dari Surabaya, Laughter Therapy, akhirnya resmi melepas album mini perdananya yang bertajuk Pie in the Sky yang kini sudah beredar secara digital. Lewat album mini berisi lima nomor lagu ini, Laughter Therapy mengemas beberapa kisah yang menggambarkan tentang angan-angan yang di miliki oleh beberapa orang yang sesuai dengan zodiaknya masing-masing.

Berbicara tentang zodiak, secara eksplisit mereka pun mengadaptasi tiga nama zodiak ke dalam judul lagu, diantaranya “Capricon”, “Pisces”, dan “Libra”. Dua nomor lain yakni “Pie in the Sky”, serta “Why Can’t You Be Serious”.

Lewat trek “Capricorn” Laughter Therapy sedang berkisah tentang seorang yang bersifat naif yang mana dalam lagu ini dikisahkan ia meyakinkan kekasihnya untuk berjuang meskipun rintangan di depan begitu banyak, ia yakin dapat menghadapinya bersama-sama.

Lalu dilanjutkan yang selalu merasa mengalah pada pasangannya yang ia anggap selalu ingin menang sendiri, “Pisces” dalam lagu ini mengharapkan pengertian sang kekasih untuk memahaminya seperti ia memahami kekasihnya tersebut. Ia menganggap kekasihnya tidak peka dan cenderung memosisikan Pisces dalam keadaan yang mengharuskannya merasa bersalah. Zodiak ketiga adalah “Scorpio” yang mengisahkan seorang yang misterius.

“Scorpio paham bahwa pasangannya masih belum mengerti dia sepenuhnya namun ia ingin pasangannya untuk berusaha memahami yang ia maksud.” Terang Laughter Therapy dalam siar pers.

Ada pula lagu yang berjudul “Why Can’t You Be Serious” menunjukkan sebuah ironi terhadap hubungan yang menjemukan ketika satu pihak merasa usahanya untuk mencintai dianggap hanya sebuah candaan semata. Namun mungkin saja hal yang ia rasakan dikarenakan kepenatannya terhadap kesibukan ataupun tekanan dari berbagai sisi sehingga memengaruhi sikapnya terhadap pasangannya, yang mana tidak menyadari bom waktu tersebut, yamg awalnya menuntut mesra menjadi sebuah petaka. Lagu Pie in the Sky menjadi sebuah penutup dalam Extended Play yang berjudul sama, mengisahkan rangkuman dari lagu- lagu sebelumnya yang mendambakan sebuah angan-angan.

Laughter Therapy sendiri adalah grup yang sudah terbentuk sejak tahun 2020 yang dihuni oleh Io (vokal), Diles (gitar), Pras (bas), dan Yusniar (drum). Karakter musiknya banyak terinspirasi oleh Roxette, The Cranberries, The Beatles, dan musik-musik Indie Pop Amerika, Laughter Therapy menghadirkan Dream-Pop dengan warna yang berbeda melalui pengusungan beat yang tidak terlalu cepat cenderung lambat yang bertujuan untuk menghadirkan feel sendu serta psikedelik.

Editor: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Laughter Therapy

 

Penanda 17 Tahun GBS Berkarir

Gugun Blues Shelter kembali merilis single kedua setelah sebelumnya pada pertengahan tahun 2022 mereka merilis single Jingga. Kali ini, trio Gugun, Bowie & Fajar melepas Down & Dirty seperti yang...

Keep Reading

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading