Langkah Baru SVVARA Lewat Debut EP Chromatic Side

Dalam banyak hal, lingkar pertemanan memang menjadi salah satu langkah awal yang krusial dalam membuat sesuatu, termasuk membentuk sebuah band. Nyaris setiap band dimulai dari lingkar pertemanan, katakanlah The Beatles, Pixies, Blur, dan banyak lagi. Termasuk juga kuartet indie-pop potensial asal kota Palembang, SVVARA yang bermula dari sebuah lingkar pertemanan.

Setelah melepas nomor tunggal “Slave Love” di 2020 lalu, kini unit yang dihuni oleh Farid (vokal & gitar), Erik (gitar), Amad (bas), dan RM (drum) kembali melanjutkan perjalanannya. Kali ini mereka hadir dengan sebuah mini album bertajuk Chromatic Side yang dirilis di pertengahan Februari ini di bawah naungan label Club Moluska.

Berisi 6 nomor lagu, termasuk “Slave Love” yang sempat dirilis sebelumnya, lewat debut albumnya ini, band yang terbentuk di pertengahan tahun 2019 ini mencoba menuangkan segala eksplorasi bermusiknya, termasuk suguhan musik dreamy yang terdengar mengawang bertempo sedang.

Dari sisi lirik, dengan dikemas ke dalam bahasa Inggris, nyaris semua lagu mengangkat kisah percintaan ala remaja kiwari, tentu dengan drama dan segala problematika di baliknya. Menurut SVVARA hal-hal tersebut tak bisa dipisahkan dari irama kehidupan yang sebetulnya tak melulu soal cinta. Dengan keseluruhan lagu berbahasa Inggris, SVVARA berharap Chromatic Side mampu menjangkau spektrum pendengar yang lebih luas tak hanya di dalam negeri namun juga mancanegara.

“Dalam EP pertama ini SVVARA menyuguhkan lirik-lirik mengenai transisi siklus percintaan di masa remaja era sekarang yang lengkap dengan drama dan problematikanya,” jelas SVVARA dalam keterangan pers “hingga tak pelak menjadi satu dinamika kehidupan yang sebenarnya tidak melulu soal cinta.” Lanjutnya.

Barangkali tema-tema percintaan yang sedang mereka bicarakan bisa kita lihat dari sampul album yang hanya menampilkan seikat bunga dengan latar berwarna merah muda, syarat kisah asmara memang. Sedikit trivia, cover album tersebut dikerjakan oleh Aldy Nugraha dan Fathur RC yang tak lain adalah kawan baik mereka.

Pemilihan judul Chromatic Side pun tak luput dari perhatian mereka, menurut SVVARA album Chromatic Side merupakan penggambaran krusial dari perjalanan mereka sejak pertama kali memulai band hingga proses pengumpulan materi selama kurun waktu dua tahun. Album mini Chromatic Side juga merupakan langkah awal baru bagi Svvara dapat memperkenalkan musiknya secara lebih menyeluruh pada khalayak luas.

Kini album debut dari SVVRA sudah bisa kalian simak diberbagai kanal pemutar musik digital. Selamat mendengar!

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari SVVARA 

Meramu Crossover Hardcore Ke Tahap Terbaru

Dari Sidoarjo, unit Crossover Hardcore yang tergabung dalam Voorstad akhirnya merilis mini album terbaru dengan tajuk Self-titled melalui label Greedy Dust Records. Ini merupakan rilisan kedua Voorstad setelah pada awal...

Keep Reading

Penegasan Warna Terbaru I Punch Werewolf

Penegasan eksistensi I Punch Werewolf melalui video klip lagu terbaru dengan judul Broken. Unit ini terus menggebrak kancah musik dengan beragam rilisannya. Untuk lagu ini sendiri dibuat lebih mengayun, namun...

Keep Reading

Metal Kecil Versi Paling Mutakhir Powerslaves

Powerslaves adalah nama legendaris dalam kancah musik rock tanah air. Unit rock ini baru saja melepas Metal Kecil (Remastered) (13/11/22). Single versi teranyar ini merupakan tindak lanjut dari “Semarang (Remastered)” yang...

Keep Reading

Hadiah Ulang Tahun Pernikahan

Vlaminora, unit musik baru asal Bali, melepas singel perdana bertajuk “Kemarau Rindu” bersama label rekaman asal Jakarta, demajors. Singel tersebut hadir di berbagai platform streaming digital mulai 12 November 2022....

Keep Reading