Kolaborasi Mural TEAMUP dan Stereoflow

TEAMUP bekerja sama dengan seniman lokal asal Bandung, Stereoflow aka Adi Dharma dalam menjalankan movement bertema “Stereoflow Basketball Court Series”. Project pertama ini dilakukan di Lapangan Basket Pamulang, Tangerang Selatan, yang kedepannya juga akan terus dilakukan di berbagai kota besar lain di Indonesia. Stereoflow adalah seorang seniman lokal yang sudah sejak lama menggeluti bidang street culture. Sampai saat ini ia masih aktif sebagai seorang street artist yang karyanya telah dipamerkan di berbagai event lokal bahkan internasional di sejumlah negara. Misalnya, Amerika Serikat, Kanada, Hong Kong, Thailand, Taiwan, Australia dan lain sebagainya.

“Stereoflow Basketball Court Series” ini merupakan program yang merubah penampilan lapangan basket menjadi lebih keren dengan penambahan mural di lapangannya. Program ini juga sekaligus memperkenalkan secara lebih dekat tentang street culture di Indonesia.

Stereoflow a.k.a Adi Dharma mengatakan, pengerjaan mural di lapangan basket ini merupakan yang pertama di Pamulang, Tangerang Selatan. Dipilih lapangan basket sebagai medianya, menurut Stereoflow, ia ingin masyarakat juga menjadi lebih peka lagi terhadap menjaga kesehatan diri dan menumbuhkan rasa giat untuk berolahraga di kalangan masyarakat terutama milenial. Ia menjelaskan, pengerjaan project pertama ini dilakukan persiapan selama dua bulan, kemudian pengerjaannya dilakukan selama 10 hari pada 8 hingga 17 September 2020. Pada prosesnya, Stereoflow mengaku mengalami hambatan, karena selama 4 hari, terjadi hujan yang mengganggu jalannya proses pengerjaan mural.

“Project ini sepenuhnya untuk masyarakat, agar bisa dinikmati, dan memberikan efek baik tidak hanya sekedar semangat untuk berolahraga, tapi juga bisa menyatukan perbedaan. Warna-warni dari mural diibaratkan sebagai perbedaan yang ada di dalam masyarakat, yang kemudian warna tersebut dipadukan menjadi mural apik yang melambangkan persatuan dan menciptakan harmoni dalam kebersamaan,” kata Stereoflow.

Ia menambahkan, selain itu, skena grafiti juga memiliki manfaat yang besar, selain sebagai wadah mengekspresikan diri, dan memberikan aura semangat, graffiti juga mampu menyampaikan pesan-pesan sosial misalnya soal persatuan dan kebersamaan dalam perbedaan. Project ini dilakukan di lapangan basket, dengan demikian, orang yang sedang berolahraga, atau bermain basket, tentunya akan memiliki pengalaman tersendiri dibandingkan dengan kondisi lapangan yang begitu saja. Stereoflow juga ingin, street culture tak dipandang sebelah mata dan bisa bersanding dengan hasil karya seni lain yang biasa ditampilkan di ajang pameran konvensional.

foto stereoflow mengerjakan karya

“Kami ingin street culture ini tidak hanya dapat dilihat di jalanan, tetapi juga dapat dilihat sebagai karya-karya street culture yang bisa bersanding dengan karya seniman lain di ajang bergengsi misal di galeri, atau pameran karya seni. Kami percaya bahwa seni dapat menginspirasi orang lain untuk tidak takut mengangkat budaya apa pun yang dipercaya,” kata Stereoflow.

“Stereoflow Basketball Court Series” juga sebagai upaya menumbuhkan kembali semangat seni jalanan dengan pengalaman baru dalam konteks kekinian, dan membangkitkan semangat masyarakat bahwa Hip-Hop selalu hidup di sekitar masyarakat.

Co-Founder TEAMUP Arrazie mengatakan, mural atau grafiti merupakan street culture yang tak bisa dilepas dari gaya Hip-Hop, breakdance dan lainnya. Namun, mural seperti ini hanya dikenal di kalangan tertentu saja, Stereoflow Basketball Court Series jadi salah satu cara pengenalan street culture kepada masyarakat Indonesia secara lebih luas.

“Stereoflow dan TEAMUP ingin memperkenalkan kepada masyarakat Indonesia seperti apa street culture itu, salah satunya melalui mural. Bagian terpentingnya adalah, kami memiliki cita-cita untuk mengangkat seni jalanan menjadi seperti seni di galeri yang bisa dinikmati semua kalangan khususnya di Indonesia,” katanya di Jakarta.

Sebuah tim yang terdiri dari orang-orang yang penuh semangat yang ingin memberikan dampak positif bagi kancah seni visual Indonesia. Saat ini, peran kami adalah sebagai sahabat seniman. Sebagai perusahaan yang berfokus pada pengelolaan bakat seniman visual dari Indonesia, kami membantu artis berkembang, memenuhi potensi maksimalnya, dan mencapai versi terbaiknya.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari TEAMUP

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading