Kisah Pilu Sebelum Sibuk

Setelah menyelesaikan tiga rangkaian mini tour bertajuk Gelombang Cinta bersama The Dare, duo garage punk asal Mataram yang beranggotakan Om Robo (gitar) dan Decky Jaguar (vokal), Sundancer, kembali hadir dengan kabar baru. Mereka merilis video klip Kisah Pilu melalui laman Youtube mereka pada 13 Juli 2019. Kisah Pilu sendiri adalah salah satu nomor dari EP Musim Bercinta yang mereka rilis sendiri melalui label Carimuka Records pada bulan oktober 2018.

Proses pengambilan gambar dikerjakan di sekitar kota Mataram dengan mengangkat tema Explore Lombok, terinspirasi dari akun Instagram dengan nama serupa yang kerap mengunggah foto keindahan alam di Lombok.

Decky Jaguar sebagai penulis naskah dan sutradara mengatakan, dirinya sangat terinspirasi dari pilihan warna serta sudut pandang tiap unggahan akun instagram tersebut. “Tema tersebut sangat cocok dengan mood dari lagu Kisah Pilu yang mengisahkan tentang perpisahan,” ungkap Decky menambahkan.

Nama-nama seperti Praditya AK (sinematografer), Raditya KT (asisten kamera), Indra P (produser pelaksana), Ramadhani Soekino, dan Bramantyo juga turut membantu penggarapan video klip tersebut. Mereka semua tergabung dalam Sepertiga Picture, rumah produksi yang juga menggarap video klip pertama Sundancer, Musim Bercinta.

Selain menggoreng karya lama, Sundancer juga dikabarkan akan memiliki label baru yang berbasis di Jakarta. “Rencana untuk kerjasama dengan salah satu label independen di Jakarta akan cukup membuat sibuk Sundancer di tahun-tahun mendatang,” jelas Decky. Video klip Kisah Pilu bisa disaksikan dengan mengklik link ini. (*)

Teks: Rizki Firmansyah
Foto: Arsip Sundancer

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading