Kisah Karya Endah Widiastuti yang Terekam dalam The Bedroom Gigs

Penampilan Endah Widiastuti, biasanya tidak bisa dilepaskan dari teman musik sekaligus hidupnya, Rhesa Adhitya. Tapi, The Bedroom Gigs berhasil mengajaknya untuk tampil sendiri dan bercerita panjang tentang sisi personalnya yang berkaitan dengan musik. The Bedroom Gigs adalah sebuah upaya nyata dalam mengarsipkan segala cerita panjang dari para musisi dalam upaya pengenalan dan pengkaryaan mereka sejak awal hingga masa sekarang. Dirinya bersama duo Endah n Rhesa telah merilis 5 album, yaitu Nowhere to Go (2009), Look What We’ve Found (2010), Escape (2013), Seluas Harapan (2015), dan Regenerate (2019). Sepanjang album yang telah dirilis pula, banyak cerita yang hadir, terutama bila membahas seputar hubungan dari keduanya.

Endah N Rhesa adalah proyek musikal yang terbentuk dari akustik gitar, bass dan vokal. Warna yang mereka bentuk dari tiga instrumen ini adalah folk, jazz, blues, rock and roll dan ballad. Mereka berdua dipertemukan di sebuah band yang pada awalnya berkonsep rock pada tahun 2003 awal. Selepas band tersebut di tahun 2004, Endah Widiastuti membangun citranya sebagai seorang solois seperti sebelum ia bergabung dengan band tersebut.

Selain sibuk dengan aktivitas bermusik, dirinya juga aktif di sebuah kedai kecil bernama Earhouse. Kedai ini sendiri sering difungsikan sebagai tempat untuk berbagai kegiatan dari paramuda dan komunitas kreatis lainnya. Bertempat di Pasar Kita Pamulang, dan telah berdiri sejak tahun 2013. Seperti musisi lainnya, jalan yang ditempuh pun juga sangat panjang. Seperti mereka yang pernah manggung dari satu kafe ke kafe yang lain, tampil dengan membawakan lagu orang lain, hingga kemudian mereka sampai di titik pengkaryaan sendiri. Pengerjaan album pun perlu waktu bertahun-tahun lamanya, agar apa yang dikeluarkan bisa sangat diterima oleh orang banyak.

Di sesi The Bedroom Gigs ini, dirinya menceritakan bahwa sosok yang pertama kali memperkenalkan dirinya dengan musik ialah sang ibunda. Berkali-kali dirinya diajari menyanyi sembari diiringi oleh sang ibu. Kemudian dalam perkembangannya, dia mencoba untuk menyentuh gitar dan membuat sang ibunda tergerak untuk memberikan pelajaran lebih melalui suatu institut musik. Referensi yang didapatkannya pun hadir juga dari sang kakak yang notabene sering mendengarkan musik yang menampilan permainan gitar yang apik semisal Mr. Big dan banyak lainnya. Era gitaris-gitaris besar dari G3 pun juga turut menjadi sumber inspirasinya dalam menghasilkan banyak karya hingga kini.

Keseluruhan cerita perjalanan karya dari Endah Widiastuti akan turut hadir di dalam SPTV. Wadah ini sekaligus akan menjadi platform ragam arsip dari kreasi audio visual yang dihasilkan oleh grup musik dan musisi yang bisa diakses oleh orang banyak. Berfungsi sebagai gudang dari karya kreasi milik anak negeri, SPTV juga adalah kanal penyiaran alternatif yang menawarkan pilihan program orisinal yang beragam.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Siasat Partikelir

 

Rayakan Dua Rilisan Baru, Extreme Decay Siapkan Pertunjukan Spesial

Sebagai pesta perayaan atas dua rilisan anyar mereka. Sekaligus mengajak Dazzle, TamaT, dan To Die untuk ikut menggerinda di kota Malang. Extreme Decay bersama Gembira Lokaria mempersembahkan konser showcase spesial...

Keep Reading

Disaster Records Rilis Album Debut Perunggu dalam Format CD

Pandemi yang sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun ini memang membuat segala recana menjadi sulit terwujud. Namun bukan berarti berbagai kendala yang ada menyurutkan semangat para musisi untuk terus...

Keep Reading

Efek Rumah Kaca Bawakan Ulang Lagu Candra Darusman

Candra Darusman, Signature Music Indonesia dan demajors merilis album kompilasi yang menampilkan karya-karya Candra Darusman: seorang musisi, pencipta lagu, penyanyi dan pemerhati hak cipta Indonesia. Kompilasi ini mengedepankan Efek Rumah...

Keep Reading

Ketika BLCKHWK Gambarkan Sisi Alami Sifat Manusia

Di awal tahun 2022 ini, BLCKHWK telah melepas album debutnya bertajuk Decomposing Rotting Flesh. Untuk memperpanjang nafas album, baru-baru ini unit yang dihuni oleh Arison Manalu (vokal),  Billy Rizki (gitar),...

Keep Reading