Kembalinya Formasi Horror Vision Deadsquad

Sepuluh tahun setelah album Horror Vision dirilis, lima orang personil formasi paling dahsyat Deadsquad berkumpul untuk kembali lagi beraksi bersama-sama di atas panggung. Ribuan orang mengamini dahsyatnya mereka dengan meluangkan waktu dan memenuhi kawah candradimuka metal Jakarta, Bulungan Outdoor.

Sejak sore hari, penggemar Deadsquad berbondong-bondong mengantri masuk ke dalam venue pertunjukan. Hari itu bersejarah, lima orang personil asli Deadsquad era Horror Vision bermain kembali setelah berpisah.

Sampai hari ini, formasi Horror Vision masih menjadi titik puncak line up musik yang pernah dimiliki salah satu band metal dengan basis massa paling besar di Indonesia ini. Tiga orang sudah pergi meninggalkan band ini, menyisakan Stevi Item dan Daniel Mardhany di line up Deadsquad hari ini. Tiga lainnya, Andyan Gorust, Coki Bollemeyer dan Bonny Sidharta berstatus mantan.

foto formasi horror vision deadsquad

foto formasi horror vision deadsquad

Mendengar kabar bahwa mereka akan bermain bersama kembali untuk merayakan sepuluh tahun Horror Vision, membuat antusiasme merekah.

Hari itu, sebagai pemanasan, Deadsquad formasi sekarang, berbagi panggung dengan Deadsquad formasi Horror Vision. Fans lama dan fans baru berkumpul. Total mereka membawakan lima belas lagu.

“Jarang-jarang Deadsquad bawain lima belas lagu, band death metal lho ini,” kelakar Daniel di atas pangggung. Jelas, dengan kuantitas lagu yang banyak, perlu energi lebih untuk memainkannya. “Ini suatu pencapaian sih. Kalau buat gue pribadi, ini kayak naik level ibaratnya pas main game,” sambungnya.

Rencana untuk mengadakan reuni ini bermula pada sebuah pertemuan di kawasan Bintaro pada November 2018 lalu. “Ide ini berawal dari ngumpul di teras rumah Tepi,” kenang Daniel.

Kemudian, kabar ini punya kelanjutan. Deadsquad mengumumkan kabar bahwa formasi ini akan berkumpul kembali lewat akun Instagram mereka. Sejumlah teaser juga disebar mengikutinya. Momen untuk merayakan kembali kedahsyatan formasi ini akhirnya jadi kenyataan. Tidak hanya untuk penggemar mereka, tapi rasanya seluruh dimensi scene metal Indonesia ikut merayakan berkumpulnya kembali lima orang hebat ini.

Yang paling menyenangkan, ternyata reuni ini, memang dirancang untuk bisa pergi tur dan main kembali ke banyak kota yang pernah mereka singgahi di era album itu. Deadsquad sedang membuka tawaran untuk mampir ke banyak kota lain membawa konsep reuni ini.

“Beneran, itu serius. Kita juga ingin bermain ke kota-kota lain dengan formasi reuni. Karena banyak yang datang jauh-jauh ke sini. Ada yang dari Solo, Semarang, Sukabumi, Bandung, Surabaya dan lain-lain,” kata Daniel lagi.

Stevi Item menambahkan, “Ide selalu ada untuk main ke luar kota. Apalagi ini konsep spesial, bisa dibilang rare moment untuk kita. Jadi memang banyak ditungguin. Tapi semuanya kembali lagi ke promotor atau EO yang mau mengambil konsep ini.”

Malam itu menjadi saksi bahwa tak ada hal yang tak mungkin dalam dunia musik. Sejarah mencatat bahwa Horror Vision dapat menyatukan kembali para anggotanya yang terpisah. Semoga segera pergi tur dan memuaskan kerinduan orang banyak pada formasi Horror Vision ini.

Ketika ditanya kesannya tentang pertunjukan reuni di Bulungan Outdoor pada 10 Maret 2019 lalu, Daniel menutupnya dengan canda, “Akhirnya ngerasain apa yang Cannibal Corpse atau Deicide rasain, setlist mereka biasanya juga sampai lima belasan lagu. Tapi kalau mereka mah main hampir setiap hari, jadi sudah biasa.” (*)

 

 Teks: Rio Jo Werry
Foto: Yose Riandi

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading

Plvmb Memulai Debut Dengan Blue

Bandung kembali memiliki kuintet indiepop yang terdiri dari Vina Anesti (Vokalis), Azka Aulia Rachman (Bass), Diaz Febryan (Drum), Salman Wahid Putra Kamaludin (Gitar), Irfan Zahid Abdussallam  (Gitar). Mereka tergabung ke...

Keep Reading

Superglad Yang Kembali Melangkah

Superglad adalah band yang namanya tidak perlu lagi dipertanyakan di kancah musik tanah air. Setelah diterpa berbagai permasalahan yang sempat terjadi di dalam tubuh mereka, band yang terbentuk sejak tahun...

Keep Reading