KAWS Rilis Figur Baru Lagi!

KAWS, ada kabar apa lagi dari seniman visual yang satu ini? Selain nyentrik dan unik, dirinya pun kerap kali menjalankan proyek kolaborasi dengan unit-unit usaha lainnya. Salah satunya yang dia lakukan baru-baru ini bersama dengan AllRightsReserved untuk rilisan koleksi terbarunya di kuartal ketiga tahun 2020 ini. Kali ini, seniman visual asal Amerika itu membawa kembali figur Astronaut Companion-nya, sebuah seri figur yang sama dengan yang digunakan untuk merepresentasikan ulang sosok MTV Music Video Awards Moonman pada tahun 2013 silam. Rilisan figur yang diberi judul “KAWS: HOLIDAY SPACE” ini adalah sebuah rilisan yang ditujukan untuk perayaan 20 tahun KAWS Companion dan juga sebagai bentuk perayaan atas peluncuran dari seri KAWS: HOLIDAY di Seoul, Taipei, Hong Kong, Jepang dan sekarang, seri terbarunya yang menampilkan suasana luar angkasa. Menggunakan balon suara, KAWS: HOLIDAY SPACE dikirim sejauh 41,5 km ke stratosfer, dan menempuh dua jam berjalan tanpa gravitasi sebelum kembali ke Bumi.

“Banyak proyek yang dibatalkan tahun ini. Saya ingin membuat pengalaman yang bisa dialami dengan aman dari rumah. Karena tahun ini menandai 20 tahun sejak saya membuat COMPANION, saya mencoba untuk menemukan jalan keluar dari semua batasan dan melakukan sesuatu yang istimewa. Saya merasa sangat terkekang selama beberapa bulan terakhir sehingga membuat proyek seperti ini benar-benar memberi saya kesempatan untuk melarikan diri.” Terang KAWS.

KAWS Holiday Space

KAWS: HOLIDAY SPACE akan hadir dalam tiga varian warna yaitu emas berkilau, perak dan hitam. Untuk ukuran, figur ini sendiri memiliki tinggi 11,5 inci, dan secara resmi telah diluncurkan dengan sangat eksklusif melalui toko DDT pada hari Senin, 17 Agustus pukul 10 malam. EDT. Untuk figur yang dilepas ke luar angkasa, COMPANION tersebut dibuat persis dengan seorang astronot dan diletakkan pada sebuah balon, kemudian dilepas sejauh 41,5 kilometer (136.296 kaki) ke batas Stratosphere. Setelah mencapai kecepatan yang sangat tinggi, figur tersebut berputar-putar di ruang angkasa selama 2 jam, berjalan tanpa gravitasi di ruang angkasa yang tak berpenghuni sebelum akhirnya kembali ke Bumi. Keseluruhan proses eksplorasi memakan waktu sekitar 8 jam dari mulai persiapan lepas landas, pemberangkatan hingga pendaratan. Perjalanan itu direkam dengan kamera video panorama 360 derajat, menangkap momen bersejarah COMPANION dan menandai tahun ke-20 keberadaannya.

KAWS memulai karir sebagai seniman visual saat dirinya masih remaja. Di mana kehidupannya kala itu selalu berkutat dengan transportasi kereta antara New Jersey ke New York. Dari kegiatan itu, dirinya hanya mengeluarkan biaya sebesar 1 dollar. Lalu, dirinya kemudian seringkali menuliskan nama KAWS di berbagai tempat yang dia temui di jalanan. Kemudian menggunakan karakter yang terinspirasi dari Mickey Mouse, namun memiliki mata berbentuk X yang melambangkan tengkorak. Karya KAWS memiliki pengaruh yang kuat dalam budaya visual kontemporer, dan sangat diminati di Eropa, Amerika, dan Jepang. Didirikan pada tahun 2003, AllRightsReserved (ARR) adalah studio kreatif yang berbasis di Hong Kong. ARR memulai kemitraan jangka panjangnya dengan seniman kontemporer Amerika tersebut sejak KAWS: PASSING THROUGH pada tahun 2010, dan berlanjut ke KAWS:HOLIDAY-the giant inflatable sculpture COMPANION, dipamerkan dalam berbagai pose santai di berbagai lokasi, termasuk Korea (Juli 2018 ), Taipei (2019) Januari), Hong Kong (Maret 2019) dan Jepang (Juli 2019).

Beberapa waktu lalu juga, dirinya juga merilis sebuah figur untuk memberikan manfaat kepada organisasi Color of Change dan Black Lives Matter, KAWS merilis sekaligus tiga versi berbeda dari companion yang diberi nama TAKE dalam 3 warna yaitu, Hitam/Putih, Biru/Abu-abu, dan Pink/Abu-abu. Bersamaan dengan karya tersebut, sang seniman juga memasukkan beberapa bagian dari “inventaris pribadinya” dan merilis kembali buku KAWS: COMPANIONSHIP IN THE AGE OF LONELINESS. KAWS berharap dapat mengumpulkan setidaknya $ 250.000 USD untuk diberikan kepada gerakan Black Lives Matter.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Collater.al 

Catatan Perjalanan Rich Brian di Album Mini Brightside

Rapper, penyanyi serta produser asal Indonesia, Rich Brian baru-baru ini resmi merilis album mini terbarunya yang bertajuk Brightside. Lewat album mini berisi 4 lagu ini Rich Brian mengatakan bahwa Brightside merupakan...

Keep Reading

Keseruan Selanjutnya di Soundhead Gig Vol. 3: Parsing Echoes

Tak bisa dipungkiri, pandemi yang terjadi beberapa tahun terakhir telah berhasil meluluhlantakan berbagai lini industri hiburan, tak terkecuali industri pertunjukan musik. Namun, ditengah tantangan yang ada, para pelaku industri terus...

Keep Reading

Kisah Cinta di Balik Pertunjukan Musik dari The Rang-Rangs

Trio punk rock asal Bekasi, The Rang-Rangs, kembali melanjutkan cerita asmaranya yang tak konvensional. Dalam materi terbarunya kali ini The Rang-Rangs mencoba mengangkat cerita persoalan jatuh hati di arena pertunjukan...

Keep Reading

Album Tersembunyi Mendiang January Christy Akhirnya Dirilis

Di era ‘80-an, tak sedikit orang yang mengidolakan January Christy. January Christy merupakan penyanyi pop jazz Indonesia yang unik. Range vokalnya tidak lebar, namun suaranya yang berat memberikan kenyamanan dan...

Keep Reading